Home / Kota Ambon / Rencana Undangan Ke Palestina,Pemkot dan DPRD Kembali Hambur Uang Rakyat
akademisi UKIM Ambon, Dr Hobath Soselisa.

Rencana Undangan Ke Palestina,Pemkot dan DPRD Kembali Hambur Uang Rakyat

AMBON,N25NEWS.COM -Bukan lagi wacana tetapi kepastian Pemerintah dan sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon akan menghadiri undangan ke Palestina, namun itu hanya terkesan perjalanan yang menghambur-hamburkan uang rakyat yang tidak sedikit jumlahnya.

Dimana rencana keberangkatan Walikota Ambon dan sejumlah pejabat Pemkot dan Ketua, wakil dan ketua-ketua fraksi di DPRD Kota Ambon, dijadwalkan pada tanggal 24 November 2018 mendatang.

Rencana keberangkatan itu akhirnya mendapat tanggapan dari akademisi UKIM Ambon, Dr Hobath Soselisa. Soselisa kepada wartawan di Ambon,Rabu (21/11/2018) menuturkan, kalau kunjungan Pemkot dan DPRD ke Palestina hanya untuk menghabiskan uang rakyat.

“Mereka iti hanya untuk habiskan uang rakyat, ngapain kesana kalau tidak membawah keuntungan bagi rakyat Kota Ambon, atau jangan-jangan keterlibatan DPRD hanya untuk menutupi, semua rencana perjalanan Pemkot ke Palestina, ” akuinya.

Menurutnya, jika anggaran perjalanan itu menjadi tanggungjawab Pemerintah Palestina, itu tidak masalah bagi uang daerah tetapi, jika hal itu menjadi tanggungjawab Pemkot Ambon ini harus dipertanyakan, sebab hanya untuk bikin habis uang rakyat aja, sehingga dampaknnya untuk Kota Ambon belum tentu ada.

“Kalau saya mau lihat, Walikota Ambon saat ini hanya lakukan pencitraan saja, tapi apa yang manjadi keluhan warga tidak terlalu serius untuk dilihat, anehnya wakil rakyat yang ada di DPRD malah ikut-ikutkan, sedangkan banyak masalah yang ada di tengah-tengah masyarakat, harusnya mereka yang lebih duluh untuk mencari simpatisan warga bisa melihat mereka secara dekat, terhadap janji-janji politiknya di dapil masing-masing,”ujarnya.

Menurutnya, kalau memang Pemkot Ambon mau belajar dari Palestina untuk bangun Ambon, sementara Palestina bukan merupakan salah satu kota terindah di dunia, sehingga harus perlu kesana, meskipun itu hanya undangan, kalaupun itu undangan seharusnya Walikota saja tidak perlu libatkan pejabat lain apa lagi wakil rakyat, sehingga ini ada keanehan dengan melibatkan beberapa ggota DPRD.

“Mau belajar apa disana atau dari Palestina ada kontribusi apa untuk bangun Ambon. Apakah kota di Palestina itu merupakan kota terindah di duni, sehingga Kota Ambon harus pergi belajar disana. Perhatikan yang duluh masalah masalah keluhan masyarakat di Ambon yang belum tuntas ini,”

Kata Dr Hobart, kalau DPRD tidak pergi pasti mereka presur Pemkot Ambon, maka itulah ada keterlibatan DPRD.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Ambon, James Matitta, kepada wartawan mengatakan keberangkatan ini merupakan undangan Walikota Palistina untuk menjalin hubungan kemitraan atau hubungan kerja antara Kota Palistina dengan Kota Ambon.

“Kita DPRD juga diundang. Mungkin dibuka lebih awal kerja sama antar parlemen. Yang pasti kan kalau kita berbicara soal hubugan kerjasama berarti ada banyak hak yang dibicarakan. Tetapi yang paling intinya itu adalah ada refenesi dari Ambon dengan Palistina terkait dengan hubungan hubungan keagamaan yang terjadi di Palistina maupun Ambon agar jangan ada mis presepsi tentang kejadian yang terjadi di Palistina. Ada informasi yang masuk kita bisa menjadikan sebagai bahan untuk sosialisas, memperkuat persaudaraan di kota Ambon.

Ini bukan kunjungan, akan tetapi karena undangan kepada kita sehingga kita kesana (Palistina),” paparnya.

Saat disinggung soal anggaran yang dipakai untuk keberangkatan ini ke Palistina ini, kata Matitta, itu urusan Pemkot Ambon, bukan urusan DPRD karena di DPRD tidak ada perjalanan ke luar Negeri yang ada hanya di Pemkot. Kita kembalikan ke Pemkot.

Singkat Matitta mengakui, yang pasti DPRD yang berangkat adalah Pimpinan dan Ketua Ketua Fraksi sesuai dengan undangan,

“Bahkan juga Sekwan DPRD. Karena merupakan bagian dari DPRD, karena kalau kita berbicara parlemen berarti didalam itu ada Sekwan. Anggaran itu nantinya ditanya ke Pemkot Ambon,” tukas Matitta.

Oleh : Gali M

About admin

Check Also

Latuheru : Desa Merupakan Struktur Penyelenggara Pemerintah Terdepan

AMBON,N25NEWS.COM  – Desa adalah struktur penyelenggara Pemerintah terdepan, saat ini ditempatkan sesuai yang tergambar dalam …