Breaking News

Renwarin Bantah Ada Satpol PP Ilegal Di Pemda Maluku

AMBON,N25NEWS.COM-Plt Kasatpol PP Provinsi Maluku Titus Renwarin meluruskan soal simpang-siurnya pemberitaan di media masa terkait tudingan dari salah satu mantan anggota Satpol PP yang menuding adanya perekrutan Satpol PP secara ilegal dan diduga kuat adanya korupsi pada pembayaran gaji di tubuh institusi tersebut.

Ia menjelaskan bahwa,pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan pada tanggal 20 Mei 2019,yang mana pada waktu itu di terima oleh Wakajati Maluku dan langsung memanggil jajarannya dari bidang Intel Kejaksaan  (Mat Latupono) yang memberikan keterangan  bahwa betul ada laporan yang masuk dan laporan ini sementara dalam penyelidikan tertutup.

“Dengan demikian kami dari jajaran Satpol PP Provinsi Maluku ikut membantu Kejaksaan dalam kasus ini supaya terang-benderang,nah kami juga memberikan beberapa data kepada Kejaksaan sebagai bahan untuk menuntaskan kasus ini sekaligus mengkanter isu tentang Satpol PP ilegal,”kata Renwarin pada konfrensi pers di Kantor Gubenur Maluku,jumat  (31/5/2019).

Lebih lanjut Renwarin mengungkapkan bahwa,mengenai SK pengangkatan yakni ada dua SK dan daftar pelaksanaan anggaran Satpol PP tercantum dalam APBD,serta penunjang data lainnya yakni daftar jaga,apsensi dan daftar pembayaran gaji.

Oleh karena itu pada kesempatan ini pihaknya minta media meluruskan pemberitaan yang selama ini menyudutkan pihaknya dan pihaknya juga mendukung dengan data yang ada dan Jaksa diberikan kesempatan untuk melakukan tugasnya dan harus semua pihak ikut mendorong agar masalah ini selesai sesuai dengan kenyataannya.

“Jadi kami tidak mau di bully seakan-akan sudah tertuduh melakukan kejahatan,itu yang kami tidak inginkan.Harusnya pemberitaan di media itu seimbang agar publik dapat memahami duduk permasalahannya.Bisa saja pelapor juga tidak benar dan ingat yang melapor pasti ada tuntutannya,”tuturnya.

Akibat dari mencuatnya permasalahannya ini,maka ketika di panggil oleh DPRD Maluku,sebagai Kasatpol PP sudah barang tentu menjadi tanggung jawab dirinya untuk menjelaskan di DPRD dengan membawa bukti-bukti seperti dua SK yaitu SK No 12A dan SK No 06 yang mana SK No 12A ditandatangani oleh Sekda pada bulan Januari 2018.Sedangkan SK No 06 ditandatangani oleh mantan Kasatpol PP  (Almarhum) Poly Kaihatu,SK tersebut tentang pengangkatan honorer.

Baca juga :   Rombongan Kontingen SBB Dan Panitia Kesal: KMP Tanjung Sole Menunda Keberangkatan

“Kemudian saya menjelaskan ke DPRD dalam sidang paripurna tentang jumlah dengan dasar SK ini maka jumlah anggota dari dua SK itu adalah 169 honorer.Sedangkan ASN jumlahnya 54 jadi ada 223 jumlah semua anggota Satpol PP Provinsi Maluku,”jelasnya.

Sementara itu pada bulan Desember 2018 ada masalah dari anggota Satpol PP,mereka belum dibayar uang makan,bahkan sampai di Keuangan itupun mereka masih persoalkan lagi,sehingga dilakukanlah rapat yang dipimpin Plt Asisten I dan hadir juga dirinya, Sekretaris,PLt Kepala BKD,perwakilan Inspektorat Kepala Keuangan dan Kabag Anggaran.

Kemudian dalam rapat tersebut dirinya sodorkan data yang dipersoalkan,maka Sekdapun mengiyakan data tersebut sehingga anggaran gaji dicairkan.Bahkan pihak Keuangan tidak sama sekali menolak keabsahan nama-nama Satpol PP yang dianggap ilegal itu,tetapi anehnya pihak pelapor meragukan.

“Sebenarnya mau dibayar,tetapi pihak Keuangan juga mendapat teror dari Stela Reawaruw,bahwa itu ilegal.Saya selaku Plt menjelaskan pada pihak Keuangan makanya diadakan pertemuan itu dan di lakukan pembayaran,tapi kalau saat itu tidak di lakukan pembayaran,kemudian anggota Satpol PP datang ngamuk di Kantor siapa yang mau bertanggungjawab,”tandasnya.

Dirinya berharap dengan keterangan yang di berikan dirinya ini dapat meluruskan pemberitaan media selama ini yang menyudutkan pihaknya dan Kejaksaan secepatnya dapat menyelesaikan persoalan ini sehingga semuanya dapat terang menderang duduk persoalan yang sebenarnya terkait Satpol PP  Ilegal yang di tuduhkan.

Editor :Redaksi

About admin

Check Also

Rombongan Kontingen SBB Dan Panitia Kesal: KMP Tanjung Sole Menunda Keberangkatan

NAMLEA,N25NEWS.COM – Ketua panitia pelaksana harian MTQ tingkat Provinsi Maluku sangat kesal dengan tindakan ABK …