Home / Maluku / Ritual Waisak Dapat Pengawalan Ketat Aparat Kepolisian Oleh :Gali Markalin

Ritual Waisak Dapat Pengawalan Ketat Aparat Kepolisian Oleh :Gali Markalin

AMBON,N25NEWS.COM – Perayaan Tri Suci Waisak ke-2562 tahun 2018 umat Buddha di Kota Ambon dalam bentuk ritua ibadah di Vihara Swarna Giri Tirta Gunung Nona, Selasa(29/5) mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian baik dari Polda Maluku  maupun Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Pelaksanaan ibadah Waisak tahun ini mengambil tema” Transformasi Kesadaran Murni, dengan sub tema” Marilah Bersama-sama Berjuang Mengalahkan Sang Ego.

Pantauan N25NEWS.COM  dilokasi ibadah Waisak, nampak didalam Wihara nyala lilin berwarna merah menandai berjalannya proses ibadah. Bau asap hio atau dupa menyeruak di sekitar lokasi wihara.

Dimana umat Buddha melakukan persembahyang di depan altar sambil membawa hio untuk dipersembahkan.

Selama proses ibadah berlangsung nampak terlihat dilokasi Viara Swarna Giri Trita sejumlah aparat kepolisian baik dari satuan Jihandak, Brimob, Shabara dan Polantas sedang melakukan penjagaan disekitar lokasi ibadah dipimpinan Karo Ops Polda Maluku Kombes Pol GM Putra yang didamping Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Usai melaksanakan ibadah Waisak kurang lebih 60 menit, sesepuh umat Buddha sekaligus Ketua Walubi Maluku Wilhelmus Jhauerissa, mengatakan tema Waisak 2562 tahun 2018 ini yakni Transpormasikan Kesadaran Delusi Menjadi Kesadaran Murni sangat mempunyai makna yang luas.

“Sesuatu hal yang perluh waktu yang kita nikmati dalam mentranspormasikan sesuatu hal,” ujanya kepada wartawan, usai Ibadah perayaan Tri Suci Waisak ke-2562BE/tahun 2018 di depan  Gedung Vihara Swarna Giri Tirta Gunung Nona Ambon.

Menurutnya, dalam mengtranspormasikan satu hal informasi atau berita serta pelajaran apapun perluh pembelajaran dan waktu yang pajang.

“Karena transpormasi bukan langsung kita menangkap makna dari pembelajaran itu. Olehnya itu dengan Delusi itu diharapkan bawa siapapun dia kita harus belajar tahap demi tahap untuk memahami sebetulnya apapun berita, apapun pembejaran agar kita dapat mengambil hikmat demi untuk kita kembangkan,” ungkapnya

Baca juga :   ASN Akan Memasuki Libur Dari Tanggal 11 Sampai 21 Juni 2018

Dikatakan, manusia akan muncul dengan pikiran-pikiran yang posetif yang disebut dengan kesaran murni.

Terkait dengan pengaman sebelumnya Karo Ops Polda Maluku mengatakan, untuk pengaman ritual Waisak umat Buddha di Kota Ambon, pihaknya menurunkan kurang lebih 100 personil, baik dari satuan pinjinak bom (jinbom), Brimbon maupun dari satuan unit Shabara Polres Pulau Ambon.

Menurutnya. Sistim pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian bukan karna ada permintaan dari pihak Viara, tetapi ini merupakan penugasan langsung dari pimpinan untuk tetap melakukan pengamanan terhadap rumah-rumah ibadah yang sedang melakukan ritaual.

“Ini merupakan instruksi Kapolda, untuk bagaimana kita bisa mengamankan seluruh  kegiatan masyarakat yang menyangkut dengan kegiatan keagamaan dan itu berlangsung hingga proses ibadah selesai,”ungkap Karo Ops Polda Maluku.

Pengamanan ini kata perwira dengan tiga melati dipundaknya, bahwa ini merupakan salah satu rangkaian antisipasi aksi teror bam yang pernah terjadi di Kota Surabaya, sehingga melalui kegiatan pengamanan masyakat mendapat jamainan pengamanan dan rasa aman.

About admin

Check Also

Lasqi Maluku Gelar Festival Lagu-lagu Sahur Oleh : Gali Markalin

AMBON,N25NEWS.COM – Meriahkan bulan suci Ramadhan 1439 H/2018 M Lembaga Seni Qasidah (Lasqi) Provinsi Maluku …