Home / Kesehatan / Road Show Gerakan Sayang Ibu, Diiukuti 5000 Peserta

Road Show Gerakan Sayang Ibu, Diiukuti 5000 Peserta

AMBON,N25NEWS.COM – Road Show Sosialisasi Gerakan Sayang Ibu, kurang lebih diikuti sebanyak 5000 peserta baik dari kalangan masyarakat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kota Ambon (Pemkot), yang berlangsung di pelataran Gong Perdamaian, Jumat (9/11/2018).

Kasubid Teknologi BKKBN RI, Muhammad Ikbal Apriansyah saat memberikan sambutan mengatakan, BKKBK terus mendorong kegiatan roadshow gerakan sayang ibu, sebab ibu adalah guru yang paling utama dan paling berjasa pada pembentukan generasi muda

Selain itu, dirinya mengingatkan bahwa  bahwa kesehatan seorang ibu perlu dijaga sebab dengan menjaga kesehatan ibu sama saja menjaga kesehatan anak. “Harusnya kegiatan ini diikuti oleh para bapak-bapak, seorang ibu merupakan sosok yang sangat mulia, sebab ibu adalah salah satu guru yang  paling utama, terutama kepada anak-anaknya. Kita sangat mendorong kegiatan ini, sebab ibu adalah guru yang paling utama dan paling berjasa ada pembentukan generasi berikutnya. Oleh karna itu,  kita harus menjaga kesehatan ibu,” ungkap Muhammad.

Menurutnya, untuk saat ini  angka kematian ibu dan anak begitu tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya pemeriksaan kesehatan yang rutin bagi seorang ibu terutama untuk ibu hamil.

“Sebagai gambaran bahwa kalau kita melihat angka kematian ibu, melahirkan dan angka kematian anak juga seperti itu,  maka jangan lupa bagi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilannya secara rutin,  dan gizinya. Untuk bapak-bapak harus memberikan gizi yang baik kepada isitrinya dan juga kepada anaknya agar melahirkan janin yang baik,” ucapnya.

Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi untuk Air Susu Ibu (ASI), sebab saat ini mulai banyak beredar susu formula. Untuk diketahui, ASI sangat penting untuk kebutuhan gizi anak.

Sementara itu, dalam sambutan Walikota Ambon Richard Louhenapessy, mengatakan untuk meningkatkan kulitas hidup perempuan dan anak melalui angka kematian ibu, meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku suami istri  dan masyarakat mengenai hak-hak reproduksi dan kesehatan reprduski serta menghilangkan hambatan-hambatan yang mempangruhi seorang perempuan. Kesehatan ibu  yang berkualitas sangat menentukan pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas dalam konteks pembangunan yang semenetara dilaksanakan.

“Oleh karena itu seorang ibu sangatlah mempunyai peranan penting dalam perkembangan dan pembentukan karakter anak bangsa. Hanya ibulah yang tetap bersama kita dalam semua kesusahan, kesedihan dan saat terlelap dalam hidup kita sekalipun. Artinya didalam kehidupan ini sosok seorang ibu memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan mental dan emosional seseorang,”ungkap Louhenapessy.

Pada kesempatan itu, ia mengatakan kasih sayang dan kelemah lembutan ibu tak tergantikan oleh apa pun. Seorang ibu memberikan apapun tanpa adanya balasan apapun, walaupun memiliki harta yang berlimpa namun belum bisa membalas kasih sayang seorang ibu.

Kasih sayang seorang ibu begitu sempurnan dalam mendidik dan mendewasakan anak-anaknya. Maka dapat dilihat bahwa orang-orang besar yang ada di dunia ini yang sukses karena ia menghormati ibunya, tidak dapat disangkali kesuksesan seorang suami pasti dibelakangnya ada istri atau ibu yang hebat dibalik itu.

Dengan tingginya angka kematian ibu dan anak, maka perlu adanya pemeriksaan kesehatan secara rutin terhadap seorang ibu, serta untuk mendapatkan kesehatan ibu yang baik maka perlu adanya peranan dari laki-laki atau bapak.

“Untuk itu selaku bapak yang baik, kita benar-benar dituntut untuk memperlakukan istri atau ibu dari anak-anak kita dengan baik dengan penuh kasih sayang. Karena itu, mari memperhatikan kesehatan ibu dan istri,” tutupnya.

Oleh :Wendy

About admin

Check Also

Penyuluhan Virus HIV-AIDS Oleh Satgs TMMD-103

AMBON,N25NEWS.COM – Dalam rangka melaksanakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 TA 2018 diwilayah …