Home / Kota Ambon / Rusmin : Botol Plastik Tak Sah Jadi Alat Ukur Bensin Enceran

Rusmin : Botol Plastik Tak Sah Jadi Alat Ukur Bensin Enceran

AMBON,N25NEWS.COM – Sehubungan dengan kian maraknya Pedagang Bensin Enceran di Kota Ambon, Rusmin Amin Selaku Direktur Metrologi BSML Regional IV kemudian beranggapan ini merupakan transaksi ilegal.

Hal ini disebabkan karena tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Kemendag RI. Selain itu, para pedagang Bensin Enceran telah menyalahi aturan terkait kesadaran masyarakat terhadap alat ukur. Apalagi sistem transaksi bensin yang dilakukan bukan menggunakan alat ukur tera melainkan menggunakan botol Aqua.

“Botol bukanlah alat ukur yang sah. Sehingga penjualan bensin enceran dengan menggunakan botol dianggap ilegal atau tidak sah,” ucap Rusmin di sela-sela seminar Harmonisasi dan Sinkronisasi Penyelenggaraan Metrologi Legal Regional IV di Kota Ambon, Kamis (05/04).

Dirinya beranggapan, Berbeda dengan Pertamini. Kalau kemudian bensin enceran dalam bentuk Pertamini berdasarkan kacamata Kemendag ialah pihaknya belum mensahkan. Namun dari sisi alat ukur, pihaknya sementara berkoordinasi dengan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kami lagi kerjasama dengan SDM terkait tertib alat ukur salah satunya pada transaksi Pertamini. Kami akan upayakan agar alat ukur tersebut jangan sampai malah merugikan masyarakat karena ukuran yang di terima masyarakat masih kurang,” pungkas Rusmin.

“Memang belum final pembahasannya, sehingga kami belum bisa mengeksekusi karena dari sisi permasalahan legalitasnya masih ada di tangan SDM. sedangkan untuk alat ukurnya sendiri kami juga sementara berkoordinasi dengan BPN Migas serta penyedia minyak tanah air dalam hal ini Pertamina,” tandasnya.

Ditambahkannya, ukuran yang kemudian dilegalkan dalam proses tertib ukur terhadap alat UTTP (Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya) harus jelas tanda teranya. Dan itu akan di pantau terutama pada Seluruh SPBU di Kota Ambon.

“Dengan demikian, Pantauan ini kemudian haruslah berawal dari Pemerintah Daerah terlebih dulu. Kesadaran masyarakat terhadap alat ukur pun harus kita edukasikan. Nah, ini yang kemudian kita gagas selain masalah monitoring. Edukasi pun harus di bangun,” tandasnya.

Baca juga :   Setahun, Ini Prestasi Yang Diraih Richard-Syarif

Menutupnya, Rusmin menegaskan terkait pelanggaran tersebut kemudian pihaknya akan memulai dari proses bimbingan, teguran bahkan sampai pada yang sifatnya represif.

“Kalaupun ada tindakan yang sifatnya pidana maka kita akan proses itu gunanya untuk menyiapkan Ambon sebagai kota tertib ukur di tahun ini,” tutupnya. (Amy Latuny)

About admin

Check Also

Setahun, Ini Prestasi Yang Diraih Richard-Syarif Oleh : Amy Latuny

“Melalui capaian selama setahun kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Ambon, Richard Louhenapessy -Syarif Hadler setidaknya …