Plt Kepala Bappeda Provnsi Maluku,Djalaludin salampessy

Salampessy,Program Cegah Stunting Jalan Seirama Penurunan Kemiskinan Di Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Semenjak didaulat menjadi Duta Parenting (Perangi Stunting) Provinsi Maluku pada 3 Juli 2019, istri Gubernur Maluku, Widya Murad Ismail, terus bergerak turun ke daerah-daerah untuk sosialisasi “potong pele” atau pencegahan stunting di Maluku.

“Ibu Widya Murad Ismail sebagai Duta Parenting,kita telah siapkan rencana dalam kerangka besar dari awal,untuk program percepatan penurunan stunting,namun program ini jalan seirama dengan percepatan penurunan kemiskinan,”kata Kepala Bappeda Provinsi Maluku,Djalaludin Salampessy kepada awak media di Kantor Gubernur Maluku,kamis (16/01).

Lebih lanjut,menurutnya,penanggulangan stunting merupakan tanggungjawab bersama karena pengaruhnya bukan hanya terkait kecerdasan anak, namun juga pada kesehatan ketika dewasa nanti dan program tersebut merupakan bagian untuk penurunan kemiskinan.

Baca juga :   Cegah Covid-19, Napi Bisa Lebih Cepat Bebas Lewat Asimilasi dan Integrasi

Adapun,rencana program yang telah disiapkan ini,yaitu dari beberapa kegiatan sinergitas diantaranya program-program dari Dinas Kesehatan,Pendidikan Ketahanan Pangan,Pertanian Pangan dan gizi,Balai POM,bahkanKementerian Agamapun dilibatkan dalam ini (guna mempercepat angka stunting).

“jadi Lokus stunting kita itu di tahun 2019 adalah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng),Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Kabupaten Kepulauan Aru,sedangkan untuk tahun 2020 ini lokus stunting kita di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT),Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT),”tandas Salampessy.

Reporter            : Aris Wuarbanaran

Editor                : Redaksi

 

 

 

 

Check Also

Cegah Covid-19, Napi Bisa Lebih Cepat Bebas Lewat Asimilasi dan Integrasi

AMBON,N25NEWS.com-Rumah Tahanan Kelas II Ambon,melakukan Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui asimilasi dan integrasi …