Saodah,Bantah Terkait Ketidak Pedulian DRPD Dan Pemda Terhadap Masyarakat Tenggara Raya

AMBON,25NEWS.com-Anggota DPRD provinsi Maluku Saodah Tuankota membantah terkait postingan di media sosial (medsos) dianggap salah karena tidak adanya konfirmasi dengan saudara Yati Leksoin,yang memosting seakan-akan telah terjadi suatu hal yang diluar pikiran masyarakat Maluku Tenggara Raya.

“Postingan dari Yati Leksoin memosting di medsos seakan-akan telah terjadi sesuatu hal diluar pikiran kita bahwa kami di DPRD maupun Pemda tidak memperhatikan mereka,”kata politisi Partai Gerindra ini,kepada awak media di kantor DPRD provinsi Maluku,kamis (28/5).

Adapun,masalah ini akhirnya membuka mata orang bahwa pihak DPRD dan Pemda telah melalaikan keluarga masyarakat Maluku Tenggara Raya yang ada di Kota Ambon,namun harus diketahui bahwa DPRD telah berjuang dan berteriak untuk masalah ini segera tuntas.

“Kami sudah beberapa kali melakukan rapat dengan masyarakat Tenggara Raya di Kota Ambon,mulai dari Maluku Tenggara,,Aru,MBD,Kota Tual agar mereka harus kembali,”jelas Saodah yang berasal dari Fraksi Gerindra ini.

Selain itu,kata Saodah jika langkah yang diambil oleh pemerintah untuk menutup akses bandara dan pelabuhan itu dianggap baik,maka sudah barang tentu masyarakat yang ingin berangkat harus waspada dari pada Kota Ambon yang sudah dalam kepanikan saat ini,karena terlambat dalam mengambil langkah terkait penanganan Covid-19.

“Saya sangat bersyukur karena Maluku Tenggara dan Kota Tual belum ada yang posetif dan kita masih berada dalam zona hijau,maka itu dari pada kita harus lalai,olehnya kita sudah mengurus masyarakat yang sakit dan sebagainya dan itu akan membuat lumpuh ekonomi kita di Maluku Tenggara maupun Kota Tual,”ujar Saodah.

Lebih lanjut Saodah katakan,masyarakat sebaiknya bijak dalam mengambil keputusan untuk tetap diam di kota Ambon,seperti kata Gubernur,”Tado saja di Ambon,” dan mari sama-sama sebagai masyarakat Maluku untuk memerangi Covid-19 ini dengan diam di rumah,beraktivitas di rumah,jaga jarak,gunakan masker guna memutuskan mata rantai virus corona.

Adapun,Saodah tandaskan masyarakat Tenggara Raya akan tetap diperhatikan oleh DPRD dan Pemda,walaupun mereka masih menempati kamar-kamar yang ada di tribun-tribun lapangan Merdeka.Selain itu,semua pihak tidak akan tutup mata terkait permasalahan ini dan perlu diketahui selama mereka merasa nyaman disini (Kota Ambon),dirinya akan tetap mengunjungi mereka.

“Saya kan pernah mengajak mereka kalau tidak merasa nyaman disini tribun Lapmer silakan ikut ke rumah saya,namun saudara Yati Leksoin lebih memilih tinggal karena merasa nyaman,”jelas Saodah.

“Untuk itu,saya berharap janganlah salah presepsi,untuk adik-adik yang telah memosting ini jangan suka melihat suatu hal dari sudut pandang sendiri karena kenyataannya tidak seperti itu dan semoga juga tidak ada orang yang memanfaatkan situasi ini karena diharapkan agar jangan sampai ada oknum-oknum yang ingin memanfaatkan posisi mereka,”tandas Saodah.

Reporter      : M Nurlette

Editor          : Redaksi

Check Also

Rovik,Tidak Ada Pasien Di Maluku Yang Meninggal Karena Corona

AMBON,N25NEWS.com-Sekretaris Komisi III  DPRD Provinsi Maluku,Rovik Akbar Afifudin mengatakan tidak ada pasien di Maluku yang …