Breaking News

Sappulette : Kendaran Jangan Asal Parkir

AMBON,N25NEWS.COM – Kendaraan yang beroda dua maupun empat dihimbau agar tidak sembarang parkir, karena apabila ditemukan kendaraan yang asal parkir akan di derek. Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette kepada wartawan di Ruang kerjanya, Selasa (8/1/2019).

Menurut Sappulette, kendaraan yang perkir sembarang atau tidak ada tempatnya akan ditertibkan dan diderek ke Passo pada tempat pengujian kendaraan bermotor. “Kita akan melakukan penertiban kendaraan yang parkir tidak pada tempat, itu akan di derek. kami akan menderek itu dan sementara kami titip di areal pengujian kendaraan bermotor di passo,” katanya.

Pihaknya, akan membentuk tim penertiban yang terdiri dari TNI/Polri, PPNS maupun pegawai Dishub sendiri. Dan untuk menebus kendaraan yang diderek, masyarakat harus membayar untuk kendaraan beroda empat Rp. 500 ribu sedangkan untuk kendaraan beroda dua Rp. 250 ribu.

“Di dalam tim penertiban itu akan melibatkan TNI/POLRI dan PPNS dan perhubungan sendiri kami derek kami bawa kesana ke passo kalau pemilik kendaraan mau ambil kendaraannya silahkan saja roda empat 500 ribu bayarnya, roda dua 250 ribu. kami tidak terima uang tapi di kasih Surat Keterangan Retribusi Daerah (SKRD) bayar di bank baru kesana ambil kendaraannya,” ungkap Sappulette.

Dikatakan, sebelumnya pihaknya kesusahan untuk melakukan penderekan terhadap kendaraan yang parkir sembarang karena terkendala maslaah mobil derek. Namnu, untuk tahun ini sudah ada pengadaan terhadap mobil derek dan akan memperlancar penertiban yang dilakukan.

“Sebelumnya kami terkendala karena mobil derek. tapi kalau mobil dereknya sudah ada berita acara penderekan kami kasih waktu berapa lama harus di ambil dan sebagainya kalau tidak akan kami tilang. karena banyak yang parkir di badan jalan,” ucapnya.

Untuk itu,  hal ini akan dilakukan setelah penetapan Peraturan Daerah tentang parkir yang kaan ditetapkan dalam waktu dekat dan pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Dan itu akan dilaksanakan penetapan perda parkir dalam waktu dekat, akan kami sosialisasi kepada publik supaya tahu akan di derek itu juga salah satu yang akan menggenjot penerimaan. jadi ada perda ada perwali payung hukumnya UU 22,” terangnya.

Dengan begitu, penderekan bagi kendaraan sudah diketahui oleh masyarakat dan kendaraan yang parkir sembarang dapat berkurang dengan adanya penetapan perda parkir maupuun sosialisasi yang dilakukan oleh pihaknya.

“Kendaraan-kendaraan yang parkir tidak pada tempat sudah ada rambu dilarang parkir tapi mau coba parkir nah itu yang akan kami derek.

kalau tidak nanti semrawut ini kota kan ada orang yang parkir sembarangan. kalau bisa beli kendaraan pastinya bisa punya garasi atau cari tempat yang bisa titip di situ, jangan menjadikan badan jalan apalagi jalan protokol sebagai tempat parkir untuk parkir garasi,” jelasnya.

Penulis.   : Mendy S

Editor.     : Redaksi

About admin

Check Also

Peringatan HKG-PKK 2019 Provinsi Sumbar Berlangsung Meriah

PADANG,N25NEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat menjadi tuan rumah Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan …