Home / Maluku / Sat Pol PP Tebang Pilih Dalam Menata Pedagang PKL
Ketua DPW Tim Penyelamatan Aset Negara Republik Indonesia (TOPAN) Provinsi Maluku,Abraham Sahetapy

Sat Pol PP Tebang Pilih Dalam Menata Pedagang PKL

AMBON,N25NEWS.COM-Kota Ambon setiap tahunnya mendapat penghargaan Adipura.Namun hanya kawasan-kawasan yang dianggap strategis untuk dibersikan,sedangkan di kawasan pasar masih terlihat semrawut,sebab petugas Sat Pol PP sebagai penertiban terkesan tebang pilih dalam mengatur hal ini.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPW Tim Penyelamatan Aset Negara Republik Indonesia (TOPAN) Provinsi Maluku,Abraham Sahetapy kepada N25NEWS.COM,di Kantor Gubernur Maluku,senin (2/7/2018).

Lebih lanjut Sahetapy mengatakan bahwa,”saya tidak tau indikasinya kenapa sampai terjadi tebang pilih, karena laporan masyarakat para pedagang kaki lima merasa resah karena ketika di usir,Sat Pol PP dinilai tidak netral,”jelas Sahetapy.

Para pedagang kaki lima mempertanyakan kinerja Sat Pol PP Kota Ambon,sebab penertiban di pasar Batu merah dan tempat pedagan pakian bekas (loak) itu di lakukan penertiban dan pengusiran secara massif sedangkan di daerah Hatukau tidak di tertipkan.

Untuk itu dimintakan kepada pihak-pihak pemangku kepentingan dalam hal ini Walikota Ambon agar segera melihat hal ini,”saya minta hal ini dilihat secara arif dan bijaksana jika tidak dikuatirkan akan menimbulkan kesenjangan social diantara para pedagang tersebut,”tandas Sahetapy.

 

 

 

About admin

Check Also

Assagaff : Masalah Panca Karya Tunggu Audit BPKP

AMBON,N25NEWS.COM-Persoalan hak-hak pegawai Panca Karya yang selama ini menjadi perhatian publik Maluku,sekarang telah memasuki babak …