Home / Kab.SBB / Save Nurrohim,Sahban Menolak SK Mutasi Nurrohim
M.Sahban salah seorang tokoh pemuda

Save Nurrohim,Sahban Menolak SK Mutasi Nurrohim

SBB,N25NEWS.COM – Lagi – Lagi aksi damai yang terjadi didunia pendidikan SBB di era persoalan, kali ini di alami sekolah Madrasah Aliyah Negeri Seram bagian barat yang berlokasi di desa waimital. Protes ratusan orang tua siswa yg memulangkan anaknya dari sekolah dan teriakan histeris siswa siswinya memecah lengangnya proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

Kejadian ini sebagai akibat dari dimutasikanya seorang guru yang merupakan anak desa di mana sekolah itu berada, para orang tua dan siswa menolak atas mutasi sang guru karena keberadaanya sangat di butuhkan oleh masyarakat baik di dunia pendidikan, sebagai guru mengaji beliau juga adalah sekertaris gapoktan serta salah seorang anggota BPD yang cukup kritis dalam membela ketidak adilan.

“Pak guru nurohim itu punya jiwa sosial yang tinggi, setiap orang sakit, berduka selalu siap siaga 1×24 jam tanpa pamrih, bahkan beliau itu punya bank darah berjalan, jadi setiap ada yang butuh donor darah untuk menyelamatkan jiwa seseorang yang sakit tinggal telpon beliau maka saat itu juga pendonor darah sudah datang” tutur M.Sahban salah seorang tokoh pemuda yang matanya tampak berkaca – Kaca menahan kesedihan kepada media N25NEWS.COM selasa (18/9/2018)

Sementara itu dalam tuntutanya yang di sampaikan oleh ketua komite Eko budiono menyampaikan bahwa berdasarkan kesepakatan orang tua siswa bahwa mereka tidak akan mengijinkan anaknya pergi ke sekolah selama SK mutasi tersebut tidak di batalkan, dan meminta audiens dengan Kanwil kementrian agama provinsi Maluku.

Dalam kegiatan protes tersebut juga dihadiri oleh ketua BPD Waimital Hi. Kliwon Sutomo, Penjabat kepala desa Waimital Rudy Marasaoly, Ketua Gapoktan, serta sesepuh pendiri Madrasah Aliyah Waimital yang kini menjadi MAN SBB, mereka juga ikut mendukung serta bertanda tangan untuk menolak SK mutasi pak nurohim.

Lebih lanjut Budiono mengungkapkan bahwa pemutasian pak guru nurohim ini ternyata bersifat sangat politis dimana dasar SK mutasi tersebut berawal dari surat palsu yang mengatasnamakan Pemdes Waimital dengan kop surat pemdes, tanda tangan penjabat, stempel pemdes dan persoalan ini sementara masih dalam proses penyelidikan polsek Kairatu hal ini di sampaikan oleh penjabat kepala desa dalam sambutanya di sekolah.

Sementara warga menuntut agar siapapun dia yang terlibat dalam pemalsuan dokumen negara tersebut harus di pidanakan, dan berharap agar pilkades segera dilaksanakan agar tidak ada penjabat penjabat kepala desa yang se enaknya mengeluarkan surat yang bisa membuat kegaduhan di desa waimital yang berakibat merugikan dunia pendidikan.

Oleh Suneth

About admin

Check Also

Soal Pembangunan Rumdis DPRD SBB, Rotasouw Memilih Prioritaskan Kepentingan Rakyat

PIRU,N25NEWS.COM  –  Pembangunan Rumah Dinas (Rumdis) untuk pimpinan maupun anggota  DPRD Kabupaten SBB, meskipun dinilai …