Breaking News

Sebanyak 2.410 Sertifikat Tanah Dibagikan BPN Kepulauan Tanimbar

SAUMLAKI,N25NEWS.COM-Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kepulauan Tanimbar menyerahkan 2.410 sertifikat tanah kepada warga desa Latdalam dan warga desa Sifnana,Kecamtan Tanimbar Selatan,serta desa Wermatang Kecamatan Wermaktian.

Hal ini dikatakan Dirjen Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional,”Budi Situmorang kepada awak media di Saumlaki,senin (18/02/2019).

Lebih lanjut,”Situmorang mengatakan,”Penyerahan sertifikat ini memang seharusnya oleh Presiden Joko Widodo,akan tetapi karena aktifitas yang tinggi menjelang Pilpers dan jadwal kampanye,Presiden berhalangan hadir,selanjutnya menugaskan Menteri ATR-BPN,tetapi yang bersangkutan juga mempunyai agenda cukup padat sehingga didelegasikan kewenangan ini ke saya,”Kata Situmorang.

Dengan dimilikinya sertifikat tanah ini maka warga memiliki kepastian hukum atas kepemilikan tanah dan memudahkan akses pada perbankan,sehingga apabila masyarakat yang lahannya belum bersertifikat dapat melaporkan ke BPN Kepulauan Tanimbar untuk dibuat sertifikat sesuai dengan ketentuan.”Target Pak Menteri pada tahun 2025 atau kira-kira enam tahun lagi menargetkan seluruh Indonesia bersertifikat,”ungkap Situmorang.

Menurut Situmorang lagi,”Di Kepulauan Tanimbar belum ada apa-apanya jadi belum ada mafia tanah,akan tetapi jika sudah banyak investor,harga tanah akan naik dan sangat mahal yang mana harga tanah gak karu-karuan tanah ini,maka sebelum itu terjadi siapkan,”tegas Situmorang dengan nada mengajak.

Sebanyak 2.410 serifikat lahan diberikan kepada tiga desa yaitu desa yaitu,”desa Latdalam 1.500 sertifikat,desa Sifnana 190 dan desa Wermatang 720 semoga sertifikat ini sebagai hadia awal tahun dan kita harapkan masih banyak lahan yang dilaporkan untuk dibuat sertifikat.

Dikesempatan yang sama Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Maluku,Oloan Sitorus mengatakan,”Kepulauan Maluku sangat bergairah melaksanakan program Bapak Presiden yaitu mensukseskan percepatan pendaftaran tanah di Indonesia melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),”tutur Sitorus.

Bidang tanah yang belum bersertifikasi di Maluku sebanyak 391.952 bidang bisa diselesaikan sampai pda tahun 2025,selanjutnya untuk Kepulauan Tanimbar dan MBD,sebab dalam pengelolaan tanah masih menjadi salah satu,ada 123.022 bidang tanah.Sudah terdaftar 50.753 (41%) dan belum terdaftar 72.249 (59),”ucap Sitorus.

Juga dikesempatan yang sama Bupati Kepulauan Tanimbar Pertrus Fatlolon mewakili Pemda Kepulauan Tanimbar menyampikan terima kasih kepada Kementerian ATR-BPN ,yang telah memproritaskan proses sertifikat kepada masyarakat,sampai hari ini tercatat sudah hampir 30.000 sertifikat diterbitkan,hal tersebut sangat membantu masyarakat karena adakepastian hukum kepemilikan tanah dan nilai ekonomis.

Hari ini pemerintah daerah yang diwakili Bupati Petrus Fatlolon secara simbolis menerima sertifikat tanah untuk Kantor Bupati Kepulauan Tanimbar,kediaman Bupati dan lokasi strategis lainnya,termasuk rumah dinas PNS dan pejabat eselon.

“Sejak 2009 Kabupaten ini dibangun,baru hari ini aset Pemda disertifikasikan,semoga dapat berpengaruh terhadap opini BPK terhadap penilaian pertanggung jawaban keuangan Pemda,”tandas Fatlolon.

Editor : Redaksi

Sumber : Diskmoinfo-Kepulauan Tanimbar.

About admin

Check Also

Warga Desa Lermatan dan Desa Latdalam Nyaris Bentrok.

SAUMLAKI,N25NEWS.COM-Pemukulan terjadi terhadap salah satu warga desa Latdalam YM ( 45) adalah seorang nelayan yang …