Sebanyak 396 Sekolah Menengah Atas Di Maluku Ikut UN Wajib Gunakan Komputer

AMBON,N25NEWS.com-Sebanyak 396 sekolah menengah atas dari SMA dan SMK yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2019/2020,akan dilaksanakan seluruhnya wajib menggunakan komputer.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku,Dr.Ir Insun Sangadji,MSi,kepada awak media saat ditemui dirinya di Kantor Gubernur Maluku,rabu (21/01).

Lebih lanjut,Sangadji mengatakan,tugas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku masih banyak yang harus dikerjakan,sebab UN ini sebelumnya tidak semua sekolah menggunakan komputer,namun untuk sekarang sudah harus wajib semua sekolah menengah atas menggunakan komputer.

“Tugas yang makin berat ini,menuntut kita harus mempersiapkan semua kebutuhan untuk UN,salah satunya kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Infokom,untuk jaringan dan dengan PLN untuk listrik,memang keduanya sangat penting,”kata Sangadji.

Ia menjelaskan lagi,walaupun pihak dinas memiliki semua komputer untuk Ujian Nasional,namun jika tidak memiliki jaringan internet dan listrik maka sudah barang tentu kegiatan berskalah nasional ini tidak akan jalan.

Baca juga :   Cegah Covid-19, Madrasah Terapkan Pembelajaran Daring

“Tugas berat kita selanjutnya yakni akan mendata semua SMA dan SMK bagaimana kelengkapan mereka seperti,komputer maupun jaringan dan listrik yang apakah telah tersedia atau belum,”jelas Sangadji.

Adapun,kesiapan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang begitu masif,namun terselip sebuah ironi yang terjadi dimana daerah-daerah terluar (3T) yang belum tersentuh listrik apalagi jaringan internet.

“Saya akui daerah-daerah terluar belum memiliki listrik maupun jaringan internet,oleh karena itu kita akan menggunakan opsi lainnya seperti pakai oles,namun kita akan tetap mengusahakan kalau bisa ada listrik dan jaringan internet,tapi kalau tidak bisa lagi ya terpaksa kita gunakan oles,”tandas Sangadji.

“Dengan penggunaan oles didaerah tertinggal maka saya akan mengirimkan pengawas yang ketat dan saya menjamin tidak akan ada soal yang bocor,tetap hasilnya akan sama dengan komputer,”tutup Sangadji.

Reporter : Aris Wuarbanaran

Editor : Redaksi

Check Also

Wagub Maluku,Sebagai Organisasi Profesi PGRI Harus Kembangkan Profesionalitas

AMBON,N25NEWS.com-Wakil Gubernur Maluku Drs Barnabas Orno mengatakan,Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI),sebagai organisasi profesi harus selalu …