Breaking News

Sejak Digulirkan,Ada 141 Kepala Desa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

AMBON,N25NEWS.COM-Tata kelola dana desa belum sepenuhnya bebas dari korupsi.Justru sebaliknya,tren kasus korupsi dana desa kian meningkat dari tahun ke tahun.Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat sebanyak 141 kepala desa telah menjadi tersangka korupsi sampai saat ini,yang menyebabkan kerugian Negara sebesar Rp.40,6 milyar.

Hal ini dikatakan Direktur Gratifikasi Komisi Pemberntasan Korupsi (KPK),Syarif Hidayat,kepada awak media pada Acara Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Daerah Se-Maluku,di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku,rabu (27/3/2019).

Lebih lanjut Hidayat mengatakan,”Dari hasil pentauan ICW,yang mana sejak dana desa ini digulirkan tahun 2015,sudah Rp.186 triliun dana desa yang mengalir ke 74.954 desa,penyalurannya pun bersumber dari pemerintah pusat yang telah diatur dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa,”kata dia.

Menurutnya lagi,pengelolaan dana desa sebenarnya bagus dan tidak salah,Cuma tergantung kesiapan desa,apakah telah siap untuk mengelola dana desa tersebut.Dan kalau desa telah siap maka hasilnya akan baik,seperti desa akan bagus,jalan-jalannya baik,serta sarana prasarana umumnya juga bagus.

“Dari sekian dana desa yang mereka (desa) terima mulai dari Rp,750.000 juta satu desa, sampai Rp.1,3 milyar,artinya dana desa itu, kalau dimanfaatkan dengan baik,maka tidak ada masalah.Cuma permasalahannya adalah minimnya kompentensi aparat pemerintah desa,”jelas Hidayat lagi.

Selain minimnya kompentensi aparat desa,ada permasalahan lainnya yaitu tidak adanya transparansi serta kurangnya pengawasan pemerintah dan masyarakat.Kemudian juga masih adanya intervensi atasan dan masih adanya kultur memberi barang atau uang sebagai bentuk penghargaan atau ucapan terima kasih.

“untuk sangat perlu adanya pelayanan satu pintu dalam pengelolaan dan pengurusan dana desa.Dan sebaiknya proses pencairan dana desa tidak perlu adanya rekomendasi camat,dengan demikian maka kapasitas seluruh perangkat desa lebih memahami dan percaya pada kinerjannya,”tandas Hidayat.

Reporter    : Aris Wuarbanaran

Editor        : Redaksi

 

About admin

Check Also

Kampanye Penyadaran Publik Guna Kesiapsiagaan Terhadap Bencana

AMBON,N25NEWS.COM-Program Flood Management In Selected River Basins (FMSRB) ini ada karena dilatar belakangi adanya bencana …