Home / Kab. MTB / Sejarah Singkat Injil Masuk Negeri Walerang MTB

Sejarah Singkat Injil Masuk Negeri Walerang MTB

YARU,N25NEWS.COM-Walerang adalah sebuah negeri  yang berada diantara dua gunung di pulau Fordata atau Yaru yaitu gunung Wutlanit dan Barbora.Terbentuknya jemaat GPM Walerang tidak diketahui secara pasti tetapi hanya dipetik dari cerita orang tua-tua yang sudah berumur kurang lebih 70 sampai 90 tahun keatas.

Pada masa kepemimpinan Kepala Desa Wakun Rahankoli di tahun 1912 Desa Sofyanin Raya(Sofyanin Riwun) terdidri dari 3 Soa yaitu Soa Rumfaan,Soa Walerang dan Soa Rumngeur,tercatat bahwa pada tahun 1912 terjadi pemekaran desa Sofyanin Riwun atau Sofyanin Raya menjadi 2 desa defenitif,yaitu desa Sofyanin dan desa Walerang.

Kesatuan, kekeluargaan antara Sofyanin dan Walerang masih utuh dan tak tergoyangkan sampai sekarang.Pada tahun 1914 para Misyonaris Katolik Yang menyebarkan ajaran katolik maka masyarakat atau negeri Walerang sudah mulai terbiasa dengan panggilan yang dimaksud,namun disayangkan bahwa masyarakat dikala itu belum menerima Baptisan Kudus oleh Misyonaris.

Sebagai data kongrit yang tertulis pada daftar permandian jemaat GPM Walerang yang dikeluarkan oleh Resortd Malucet Protestankenker van den Indian pada tahun 1916 seorang putra asal Walerang yang bernama Abraham Wuarbanaran atau yang disebut Abrehen adalah seorang tahanan tentara KNIL pada jaman penjajahan Belanda.

Sebagai jaminan pembebasan kepada  Abraham Wuarbanaran,kewajibannya adalah beliau harus menyebarkan agama Kristen Protestan.Dalam perjalanan balik ke Walerang telah dibekali dengan sejumlah ilmu penginjilan untuk diteruskan ke sudara saudari segandong di Walerang dengan istilah membawa agama yabun atau agama Ambon yaitu  Agama Kristen Protestan.

Sebuah kalimat pendek yang dikatakan oleh  Abraham Wuarbanaran kepada sudara-saudaranya di Walerang adalah “jangan kamu ikut jubah putih tetapi mari ikut agama yabun atau agama ambon yaitu agama Kristen Protestan.Tidak lama kemudian datang seorang penginjil dari Ambon yaitu Bapak Telussa di negeri Walerang.

Kehadiran Penginjil Tekussa hanya sempat mendaftarkan sejumlah masyarkat dikala itu mejadi umat Kristen Protestan beliau tidak lama di Walerang dan ia kembali ke Ambon,melaporkan kepada Pengurus Agama Kristen Protestan di Ambon,berdsarkan pencatatan dinegeri Walerang.

Tidak lama kemudian diawal tahun 1917 guru jemaat Johan Wattimena menerima Surat Keputusan (SK) melaksanakan tugas penginjilan di desa Walerang.Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penginjil Telussa,menurut tuturan cerita bahwa ketika  guru jemaat Johan Wattimena tiba di Walerang selain membritakan Injil beliau berusaha membuka Sekolah Rakyat (SR) 3 tahun di Walerang.

Sungguh suatu pekerjaan yang berat yang harus ditanggulangi oleh Johan Wattimena, namun tidak pernah menyerah, beliau juga berusaha keras untuk melaksanakan Baptisan Kudus,berdasarkan data yang diterima dari penginjil Telusa.Mengajar atau mendidik masyarkat agar bisa mengenal huruf dan selanutnya bisa membaca,Menulis dan menghitung.

Ditengah perjalanan penyebaran injil dikala itu pengaruh kepercayaan animisme dan dinemisme pada masa itu sedang kental dikalangan masyarakat.Atas Kuasa yang di amanatkan Tuhan Kepala Gereja kepada Johan Wattimena akhirnya  melaksanakan Baptisan masal bagi 392 jiwa yang terdiri dari 160 jiwa laki-laki dan 232 jiwa perempuan tepat pada tanggal 6 juli 1917.

Pada era itu juga beliau membuka sekolah rakyat 3 tahun.Timbul pertanyaan sipa saja orang pertama yang menerima Baptisan Kudus kala itu ? hal ini tidak perlu diragukan jawabannya karena orang yang membawa agama yabun atau atau agama ambon adalah Abraham Wuarbanaran orang Walerang pertama menerima Bptisan Kudus dari 392 jiwa yang menerima Baptisan Kudus pada tanggal 6 juli 1917.

Sesuai regristrasi Jemaat orang Walerang yang berikut adalah Wakun Rahankoli Raja pertama Walerang.Dari cerita yang dipetik bahwa diera penginjilan di saat itu belum ada gedung gereja untuk menampung umat untuk meneriama Air Baptisan Kudus,sehingga dibawa pohon2 dilaksanakan Baptisan Kudus.

Kemudian dari hari kehari disediakan gedung gereja darurat untuk menampung umat dalam beribadah sekaligus dijadikan sekolah dalam rangka mendidik dan mengajar anak-anak bangsa di negeri ini.Atas Berkat Tuhan lewat SR 3 tahun yang dibuka oleh Johan Wattimena guru jemaat pertama sejak tahun 1917 menjalani 3 tahun yaitu 1920.Dan berhasil menularkan putra-putri terbaik Walerang kala itu.

Mereka adalah Musa Marakey,Thomas Tanwey,Philipus Sabono,Thobias Rahankelan, Ratuloli Ratlalan dan 6 KK yang tak sempat dicatat sesuai data jemaat, sebagai data akurattelah disusun daftar para pelayan yang bertugas di jemaat GPM Walerangsejak tahun 1916.sampai dengan sekarang ini.

Telussa masa bakti 1916-1917,adalah penginjil,Johan Watimena ditahun 1917 – 1930 adalah guru penginjil,P. Alfons masa bakti 1930-1939 adalah gutru jemaat, Kolrafura 1939-1940 adalah guru jemaat,Kaihatu masa bakti 1940-1944 adalah guru jemaat,B Da Costa masa bakti 1944-1946 adalah guru jemaat,Yusuf Sahuburua  1946-1951 guru jemaat,M.Mailoa  1951-1955 guru jemaat.

Riri masa bakti 1955-1957 guru jemaat,Simon Sinay  1957-1960 guru jemaat,Musa Marakey 1960-1970  wakil penghentar jemaat,Philipus Sabono  1970-1975  wakil penghentar jemaat,Adolof Jaolath 1975-1978 wakil penghentar jemaat,Johan Samangun 1978-1980 guru injil,Tuwul 1980-1982 guru injil,Martinus Jaolath 1982-1987 wakil penghentar jemat,A.Letwar 1987-1994 adalah guru injil.

  1. Letwory STh 1994-1995 adalah seorang pendeta,Nona TH Wattimena STh 1995-2002 adalah Pendeta,R Kudamasa 2002-2004 adalah penginjil,Ny.M.Pesuarissa STh 2004-2011 adalah seorang Pendeta,F.Lasatira SSi masa bakti 2011-2012 adalah Pendeta,J.Buluroy STh.masa bakti 2012 sampai dengan sekarang adalah seorang pendeta.

Sementara itu wakil penhentar jemaat masa ketidak adanya Pendeta atau Penginjil atau Guru Jemnat adalah sebagai  Musa Marakey,Philipus Sabono,Adolof Jaolath.Martinus Jaolath,mereka ini adalah putra-putra negeri Walerang.

Oleh : Aris Wuarbanaran

 

 

 

About admin

Check Also

Loka POM MTB/MBD Amankan 300 Kemasan Kadalwuarsa

AMBON,N25NEWS.COM-Semenjak dibentuknya Loka POM Cabang MTB dan MBD tentunya Loka POM telah melakukan pengawasan pada …