Sejumlah Organisasi  Pemuda Minta,Menteri  Dari Maluku Harus Dari Kalangan Pengusaha atau Birokrat Murni

AMBON,N25NEWS.COM – Apa yang di suara sejumlah Organisasi Kepemudaan di Maluku hari ini (8/7),dengan menyampaikan tuntutan agar Provinsi Maluku diberi hak otonom khusus atau otsus,hal merupakan kepintingan jangka panjang yang akan terus di perjuangan .

Menurut mereka,tuntutan untuk hak otonomi bagi Maluku adalah sesuatu yang wajar dan semestinya diberikan.

Ini demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Maluku yang kini masuk wilayah empat besar termiskin dari 34 provinsi.

Namun demikian,menurut salah satu inisiator pernyataan sikap pemuda Maluku Farhan Sunet,selain otonomi khusus yang merupakan perjuangan jangka panjang itu, kiranya pemerintah pusat juga memperhatikan tokoh nasional Maluku untuk diposisikan dalam kabinet pemerintahan JOKOWI-AMIN.

Selain itu Meminta kata Farhan, penegasan Gubernur Maluku dalam hal ini, Bapak Irjen Pol (Purn) Murad Ismail terkait jatah putra Maluku mengisi kursi menteri sekurang-kurangnya 2 orang.

Terlebih kata dia, Gubernur Maluku pernah mengungkapkan bahwa putra putri terbaik Maluku akan duduk di kabinet jika Joko Widodo kembali terpilih menjadi presiden untuk kedua kalinya.

“Untuk itu menurut kami,Posisi calon menteri dari Maluku lebih baik datang dari kalangan profesionalitas. Sangat tidak pas jika pemilihan menteri hanya mengandalkan afiliasi dengan partai politik saja,”ungkap Farhan tegas

Tambahnya,kuncinya adalah profesionalitas dan proporsional. Kalau pun calon menteri itu berasal dari kalangan pengusaha, maupun birokrat murni, rekam jejak dan kemampuannya tetap perlu diperhatikan.

“Maluku memiliki  sejumalah tokoh sangat potensial untuk dipertimbangkan masuk dalam jajaran kabinet jilid II Jokowi. Seperti misalnya Hambra Samal (Deputi Bidang Infrastruktur dan Bisnis Kementerian BUMN), Karel Albert Ralahalu (Politisi PDIP dan Mantan Gubernur Maluku), Nono Sampono (Senator Maluku di Senayan) serta Alex Retraubun (Mantan Wamen Perindustrian),”jelas Farhan

Baca juga :   OJK Gandeng Dinas Koperasi Malteng Gelar Business Matching

Menurut  Farhan,Diantara beberapa nama diatas memang ada plus-minusnya. Tapi barangkali nama Hambra Samal dapat memperimbagkan suara orang muda Maluku tanpa menegasikan kemampuan dan potensi yang lain. Figur Samal sangatlah tepat untuk menjembatani berbagai kepentingan masyarakat di daerah dengan berbagai kebijakan yang ada di pusat.

“Kami meminta juga kepada Pemerintah Provinsi Maluku dan DPRD Provinsi memfasilitasi dan melakukan seleksi terhadap figure-figur yang berkompeten pada bidangnya dan juga meminta penjelasan ketua DPRD dan Gubernur pasca pertemuan dengan Pa Presiden Jokowi beberapa waktu yang lalu. Ini sangat penting biar ada transparan kepada publik bahwa figur-figur mana saja yang di dorong jadi mentri. Kaluapun bisa Pemerintah Maluku melakukan jejaring figur di Maluku yang layak bisa di akomodir pada pos mentri dengan metode Poling ke publik, biarkan masyarakat yang memilih,”Farhan lagi.

Bagi Farhan, Poling ini metode yang transparan. Sehingga konsumsi dan keberpihakan figur menteri tidak hanya sebatas wacana elit tapi juga wacana masyarakat Maluku. Dan itu menjadi harapan bersama.

“Pada dasarnya, dorongan menteri dari putra daerah ialah untuk percepatan pembangunan yang komprehensif dan intensif di tanah Maluku tercinta,”kata Farhan Suneth sambil mengakhiri waktu berbicaranya.

Editor :Redaksi

About admin

Check Also

Plt BKKBN Maluku, Peningkatan Kualitas Penduduk,Salah Satunya Membentuk Kampung KB

AMBON,N25NEWS.com-Plt Kepala Perwakilan BKKBN PROVINSI Maluku,Dra.Renta Rego BKKBN terus berupaya dan mengembangkan kualitas penduduk pada …

×

N25NEWS.com