Sekda Maluku Apresiasi Kinerja Tim Relawan Jemput Bola KTP-el

AMBON,N25NEWS.COM – Pemerintah Provinsi(Pemprov) Maluku melalui Sekda memberikan apresiasi kepada kinerja Tim Relawan jemput bola perekaman dan pencetakan KTP-el.

Apresiasi terkait percepatan perekam dan percetakan KTP-el di Maluku. Demikian sambutan tertulis Sekda hal itu disampaikan Sekretaris yang disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Halim Daties saat melepas Tim Relawan Gotong Royong Perekaman dan Pencetakan KTP-el Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian yang berlangsung di di Aula Kantor Dukcapil Provinsi Maluku, Sabtu (2/2/2019).

Dalam kesempatan itu, Sekda meminta dengan tegas agar Dinas Dukcapil Provinsi Maluku dapat mengembangkan inovasi lokal sesuai histori dan Budaya orang Maluku, seperti kegiatan Masohi KTP-el yang dalam bahasa daerah artinya Gotong Royong KTP-el.

“Sekaligus menjadi komitmen setiap pimpinan daerah dalam mewujudkan pelayanan bermutu, sehingga layanan KTP-el menjadi lebih baik,”tegasnya.
Keberadaan tim ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan cakupan perekaman KTP-el di Maluku dengan jumlah perekaman dan pencetakan KTP-el masih di bawah angka 85 persen. Yakni di kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Seram Bagian Timur (SBT), Kota Tual dan Maluku Tenggara.

Padahal selama ini, kata Sekda, Dinas Dukcapil Provinsi dan Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota sudah melakukan sosialisasi dan pelayanan jemput bola keliling di masyarakat dan berbagai institusi baik pusat maupun daerah, serta melakukan pelayanan KTP-el dilakukan hingga malam hari, namun hasilnya belum maksimal dan masih berada di bawah target nasional.
Menyikapi hal tersebut, kata Sekda lagi, maka Dinas Dukcapil Provinsi melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi guna mengetahui masalah dan solusi pelayanan KTP-el meningkat.

“Berdasarkan data di lapangan setelah dianalisa ternyata kegiatan perekaman KTP-el di Maluku menghadapi banyak masalah dan hambatan terutama disebabkan oleh faktor geografis dan penduduk, minimnya sarana transportasi darat/laut untuk mendatangi lokasi warga di daerah yang masih terioslasi, rentang kendali antara pusat pelayanan di kabupaten/kota, kecamatan dan desa yang sangat berjauhan, minimnya alat transportasi antar wilayah perdesaan, terbatasnya jaringan internet, minimnya jaringan PLN, perangkat perekaman KTP-el kurang memadai/perlu peremajaan alat, rendahnya SDM dan kurangnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap kepemilikan dokumen kependudukan. KTP-el baru diurus jika ada keperluan yang mendesak,” bebernya.

Untuk menjawab hal tersebut lanjut Sekda, perlu ada komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah sehingga persoalan ini dapat teratasi lebih cepat dan kedepannya masyarakat dapat memperoleh pelayanan KTP-el secara mudah, cepat dan aman.
Menurut Sekda, penyambutan dan pelepasan Tim Relawan Gotong Royong Jemput Bola KTP-el menjadi momen penting dan strategis dalam membangun kerjasama produktif antara pemerintah pusat dan daerah guna menumbuhkan semangat Gotong Royong.

“Kegiatan jemput Bola KTP-el yang sudah dilaksanakan saat ini, akan terus dilanjutkan,”harapnya.

Sementara itu, salah satu anggota tim relawan Ade Suharso menjelaskan, perekaman dan pencetakan KTP-el dibawah 85 persen masuk zona merah termasuk Maluku.

Tim relawan yang diterjunkan di maluku terdiri dari tim Ditjen Dukcapil Kemendagri serta Dinas Dukcapil Jawa Tengah sebanyak 30 orang yang didsebarkan di MTB, SBT, Kota Tual dan Malra.

“Setelah tim turun ada peningkatan misalnya di Malra data sebelum tim turun hanya 77 persen, setelah tim turun meningkat menjadi 88,20 persen,” bebernya.

Ditempat yang sama Ketua tim relawan Gotong Royong Jemput Bola Kemendagri, Endah Lestari mengakui, sampai saat ini belum ada yang memberikan keterangan berkaitan dengan data yang telah dicapai semenjak berada di lapangan.
Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan cakupan perekaman KTP-el di empat kabupaten/kota Provinsi Maluku, dengan jumlah perekaman dan pencetakan KTP-el masih di bawah.

Editor    :Redaksi

About admin

Check Also

  Pangdam Pattimura Sambut Kedatangan RI 3

AMBON,N25NEWS.COM – Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Marga Taufiq didampingi Istri Ny. Nida Marga Taufiq menyambut …