Sekda Maluku Serakan Kepgub Soal Ganti Rugi Lahan Waeapo

AMBON,N25NEWS.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku,Kasrul Selang menyerahkan Keputusan Gubernur (Kepgub),soal ganti rugi lahan bagi 40 kepala keluarga (KK) di sekitar bendungan Waeapo Kabupaten Buru.

Penyerahan Kepgub nomor 386 tahun 2020 tentang penetapan besaran nilai dan daftar nama penerima santunan atas lokasi pembangunan bendungan Waeapo berlangsung di lantai II kantor Gubernur Maluku dari pemerintah provinsi kepada Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku,Marvan Ranla Ibnu disaksikan Esisten II Bidang Pembangunan Ekomomi Kabupaten Buru Abas Pelu via virtual, Senin (13/7).

Sekda Maluku,Kasrul Selang berharap dengan penyerahan Kepgub,maka proses pembangunan bendungan sudah bisa dilakukan tanpa ada kendala dari masyarakat.

“Saya meminta kedepan tidak ada masalah lagi agar proses pembangunan segera dilakukan di Kabupaten Buru,” ujar Kasrul.

Lebih lanjut menurutnya,dengan pembangunan bendungan ini banyak memiliki manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Buru.

“Harapan kita bendungan Waeapo bisa menjadi multi player efek bagi masyakat Buru seperti pariwisata, penyediaaan air baku, pembangkut listrik dan sarana pariwisata,”jelas Kasrul.

Dikesempatan yang sama,Kepala BWS Maluku Marvan Ranla Ibnu mengaku, pembangunan bendungan ini rencananya di tahun 2017 lalu,namun banyak persoalan yang terjadi salah satu soal ganti rugi bagi masyarakat sekitar bendungan.

“Dengan penyerakan Kepgub ini,saya inginkan proses pembangunan segera dilakukan,karena target kita tahun 2022 sudah bisa selesai dilakukan,” ujar Ibnu.

Baca juga :   Doni Munardo Beberkan Sejumlah Fakta, Covid-19 Bukan Rekayasa

Selain itu,dirinya mengaku untuk ganti rugi pihaknya menyediakan anggaran 3,6 miliar bagi 40 kepala keluarga.Nantinya,uang ini diserahkan dalam bentuk buku rekening kepada masing-masing penerima santunan dan kiranya digunakan untuk kepentingan pengembangan ekonomi.

Saya ingatkan,masyarakat penerima bantuan nanti,bisa memanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi bukan untuk yang lain,” ingatnya.

Adapun juga Marvan Ranla Ibnu,meminta kepada pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Buru bisa membantu BWS agar dilapangan nanti,tidak ada tuntutan dari masyarakat seperti pembangunan asrama dan pengusuran lahan.

“Kita siap untuk membangun sarana pendukung seperti sembilan tuntutan masyarakat,saya ingin Pemda Buru ikut membantu agar proyek ini segera kita kerjakan,”kata Ibnu.

Sementara itu,Asisten II Setda Buru,Abas Pelu menjamin,setelah pembayaran santunan ini tidak ada masalah lagi dilokasi pembangunan bendungan Waeapo tersebut.

Kita jamin tidak adalah masalah dengn masyarakat setempat, hanya mereka minta dibangun asrama dan pengusuran lokasi segera direalisasikan, pinta Pelu.

Menjawab itu kepala BWS mengaku sudah menyiapkan anggaran untuk dibangun asaslkan dibantu pemerintah daerah agar semuanya berjalan lancar.

”Kita siap memenuhi semua tuntutan masyarakat asalkan di bantu fasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Buru,”tandasnya.

Reporter    : Aris Wuarbanaran

Editor       : Redaksi

Check Also

Doni Munardo Beberkan Sejumlah Fakta, Covid-19 Bukan Rekayasa

AMBON,N25NEWS.com-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Munardo membeberkan sejumlah fakta terkait upaya pemerintah dalam  …