Breaking News

Sekkot Ambon Bersama  Tim BNPB RI  Tinjau Daerah Pergeseran Tanah

AMBON,N25NEWS.COM – Tim BNPB RI bersama Sekretaris Kota Ambon A.G.Latuheru,Kepala Dinas BPBD Maluku,yim BPBD Kota Ambon meninjau lansung Kampus IAIN dan kawasan Gunung Malintang yang terkena dampak pergeseran tanah beberapa waktu lalu.
Di ketahui akibat pergeseran tanah tersebut mengakibatkan gedung di kampus IAIN Ambon mengalami kerusakan berat,gedung itu antara lain gefung perpustakaan,gedung Audiotorium,gedung Laboretorium MIPA dan ruang genset.

Kepada awak media Sekretaris Kota Ambon A.G.Latuheru menegaskan bahwa peninjauan yang di lakukan bersama BPNB RI dan Tim BPBD provinsi dan Kota Ambon itu adalah untuk melihat secara lansung kerusakan – kerusakan yang terjadi akibat pergeseran tanah.

“Untuk kerusakan beberapa gedung di Kampus IAIN,Pemerintah Kota sudah rekomendasi beberapa hal dalam upaya mengantisipasi dampak yang lebih fatal dan untuk rumah yang mengalami kerusakan di wilayah Gunung Malintang selain bantuan yang berikan,keluarga korban juga di minta juga di evakuasi ke keluarga dekat,”jelas Latuheru.

Lanjut Latuheru,adapun rekomendasi Pemkot Ambon itu yaitu menghindari pemanmanfaatan gedung yang rusak dan pada kondisi cuaca panas,gedung-gedung tersebut harus di bongkar untuk menghilangkan gaya vertikal bangunan terhadap tanah yang berdampak pada pergerakan tanah secara masif dan memperbaiki draenase agar air dapat di arahkan pada arah pembuangan akhir,perlu adanya pembangunan talud berkontruksi baja,hindari konstruksi berat di lokasi bekas bangunan yang rusak tersebut serta pembuatan ruang terbuka hijau dengan tanaman yang berskar bisa menahan air.

Selain itu kata Sekkot Ambon ,tim BPNB RI yang beranggotakan 3 orang tersebut akan melalukan kajian yang nantinya akan di teruskan ke Pemerintah Pusat.

Di tempat yang sama Kepala Dinas PU Provinsi Maluku Usmail Usemahu menjelaskan bahwa kondisi terburuk berada pada ruang genset yang berada tidak jauh dari gedung perpustakaan.

“Terjadi penurunan tanah sejauh 2,5 meter pada ruang genset hal ini berpengaruh pada gedung perpustakaan,”jelasnya.

Untuk itu lanjut kadis ada beberaoa penanganan darurat yang sudah di kakukan dalam mengantisipasi tejadinya dampak yang lebih besar.

“Bersama BPBD Provinsi dan Kota Ambon kami sudah melakukan pemasangan terpal-terpal di bagian tanah yang di anggap rawan lonsor ,hal ini berfungsi untuk menahan beban tanah apabila terjadi hujan selain itu juga kami melakukan pemblokiran aliran air yang mengarah ke daerah longsor denfan di bantu okeh TNI/Polri,”pungkasnya.

Sumber : MCAAMBON,MP
Editor : Redaksi

About admin

Check Also

69 Siswa SDN 96 Ambon Resmi Jalani Proses Pembelajaran

AMBON,N25NEWS.COM – Sebanyak 69 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 96 Ambon, telah resmi mendapatkan proses …