Home / Maluku / Sihaloho Ingin Citra PD Panca Karya Dapat Dipercaya Kembali
Dirut PD Panca Karya, Anthonius Silhaloho

Sihaloho Ingin Citra PD Panca Karya Dapat Dipercaya Kembali

AMBON,N25NEWS.COM -Setelah ditunjuk oleh Gubernur Maluku dan dilantik pada 23 September bulan kemarin sebagai Dirut Perusahan Daerah (PD) Panca Karya menggantikan Alfras Pattisauhusiwa, Anthonius Sihaloho berniat ingin mengembalikan citra sekaligus menyelamatkan Perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Panca Karya dari keterpurukan sekaligus mengakhiri polemik berkepanjangan sekaligus mendpat kepercayaan terhadap perusahan tersebut.

Oleh sebab itu, sebagai langkah awal dengan jabatan Dirut PD Panca Karya, Silhaloho  akan memperbaiki sistim management perusahan, salah satunya dengan telah melakukan konsulidasi internal perusahan.

“Sebagai langkah awal kerja dengan berbagai program, saya sebelumnya telah melakukan konsulidasi dengan internal perusahan, sehingga kedepan dapat mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi selama ini di PD Panca Karya agar mengetahui berbagai kekurangan yang sehingga kedepan strategis apa yang kita programkan, baik itu jangka pendek maupun panjang yang semata-mata hanya untuk mengembalikan citra dan kepercayaan terhadap perusahan,”tandas Sihaloho kepada awak media di ruang kerjanya,belum lama ini.

Selain itu, untuk memberi semangat dan loyalitas kinerja perusahan, Sihaloho berjanji akan memberikan gaji para pegawainya.

Bahkan untuk menyalamatkan perusahan dengan kesepakatan bersama antara Direktur dan manager, telah disepakati untuk mengoperasikan enam kapal Ferry sesuai jalur masing-masing, termasuk transpitasi darat dan perbengkelan.

“Kalau kapal ferry tidak jalan, mau dapat penghasilan dari mana dan  mau bayar gaji dari mana, sementara salah satu penghasilan itu dari kapal Ferry, tetapi setelah saya lihat hanya satu kapal Ferry yakni KM Tanjung Koako yang sementara doking,”jelasnya.

Terkait dengan KM Tanjung Kuako lanjut Sihaloho, kalau kapal tersebut merupakan salah satu kapal Ferry yang selama ini tidak mendapat subsidi dari pemerintah, beda dengan lima kapal Ferry lainnya yang setiap tahun mendapat subsidi.

Oleh karena itu, untuk mempercepat proses doking KM Tanjung Koako, pihak PD Panca Karya telah melakukan kesepakatan dengan pihak PT Dok Wayame untuk mempercepat doking dengan membayar panjar biaya doking, bahkan untuk proses pengecatan kapal, juga akan melibatkan pihak para pekerja dari PD Panca Karya yang akan terlebi dulu.melakukan perbaikan pengacatan selanjutnya dilanjutkan pihak Dok.

Disinggung soal pembayaran gaji pegawai dangan kondisi kas debet nol rupiah kata Sihaloho, meskipun secara bertahap batu diberikan sebesar Rp 700 ribu, namun dana tersebut sudah bisa untuk membayat gaji pegawai.

“Memang saat itu bukan posisi kas nol, tapi semua itu terkadi akibat utang/piutang yang terjadi di perusahan,”akuinya.

“Kita rencana ditahun 2019 juga akan meminta bantuan modal usaha dari Pemerintah Daerah (Pemda)Maluku, namun yang terping kedepan bagiaman kita ingin mengembalikan nama baik perusahan dari mata publik dululah,”tegasnya.

Oleh Gali Markalin

About admin

Check Also

Investor Asal China Berminat Berinvestasi di Maluku

AMBON,N25NEWS.COM-Sebuah perusahaan asal China yang di nakodahi oleh Andrew Zheng Fountain dan Edcwifi telah menyatakan …