Home / Hukum dan Kriminal / SK Pengangkatan Konsultan Keuangan PDAM Dinilai Cacat Hukum

SK Pengangkatan Konsultan Keuangan PDAM Dinilai Cacat Hukum

AMBON,N25NEWS.COM -Meskipun tujuan pengangkatan Konsultan Keuangan demi pengamanan keuangan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Ambon, namun dalam proses pembuatan SK oleh Plt Direktur PDAM  dinilai cacat hukum. Pasalnya masa jabatan Apong Tetelepta sebagai Plt PDAM sudah berakhir pada tanggal 27 Desember 2016 dan belum ada penetapan SK baru dari Walikota Ambon sehingga sesuai aturan Tetelepta tidak berkewenangan untuk mengangkat atau mengeluarkan SK pengangkata  Kosultan keuangan.

Kepada wartawan di Ambon, Kamis(5/5) staf Administrasi Teknik PDAM Kota Ambon, Nane Pical, mengakui Plt Direktur Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ambon, Apong Tetelepta, telah mengangkat Konsultan Keuangan PDAM Kota Ambon yang dinilai tidak sesuai dengan prosedur atau cacat hukum.

“Bisa si, pa Apong Tetelepta, yang jabatanya hanya seorang Plt Direktur PDAM, tapi mengjapa beliau mengambil atau mengangkat Konsultan Keuangan PDAM,” bingun Pical,

Ia pun mengakui, kalau sebenarnya masa jabatan, Plt Direktur PDAM Ambon, Apong Tetelepta, telah selesai pada 27 September 2016 lalu. Namun yang bersangkutan masih bertugas.

“Ada apa sampai bisa mengangkat Konsultan Keuangan PDAM Kota Ambon, saya nilai pengangkatan ini tidak sesuai dengan peraturan atau dasar hukum karena yang bersangkutan sudah habis masa jabatanya sejak 27 September 2016 lalu,” akuinya.

Pengangkatan Konsultan Keuangan PDAM Ambon oleh Plt Direktur PDAM Kota Ambon ini mungkin membekap pa Apong.

“Saya minta ada perhatian Pemkot Ambon dan DPRD Ambon terhadap jabatan Plt Direktur ini,” tegas Pical.

Plt Direktur PDAM Kota Ambon, Apong Tetelepta, saat dikonfirmasi, melalui via ponselnya, Kamis (5/4), Apong mengakui kalau Konsultan Keuangan telah diangkat untuk melaksanakan rekomendasi BPK dalam penanganan data base.

“Saya mencari orang yang dari Unpatti Ambon yang memang spesial keuangan dan profesional supaya menangani dorang punya sistim keuangan. Karena posisi keuangan sekarang ini di PDAM selalu membuat banyak hal-hal yang tidak benar. Sehingg harus diluruskan. Sebab data base,” katanya.

Disinggung soal jabatan sebagai Plt Direktur PDAM Kota Ambon yang telah selesai namun masih bertugas sebagai PLt Direktur PDAM, kata Apong, karena belum ada SK baru dari Pemerintah. Intinya belum ada SK Baru. sehingga SK yang lama masih berlaku, itu aturannya.

“Kalo soal Jabatan saya, sialkan tanya saja ke-Walikota, saya tidak tau soal itu. Pokokny soal pengangkatan Konsultan Keuangan PDAM demi pengamanan keuangan,” pungkasnya.(IM)

About admin

Check Also

Istilah 86 Melilit Oknum Wartawan Dan Pejabat Disdikbud Maluku

AMBON-Istilah 86 atau eksekusi ditempat bukan hanya dipakai pihak kepolisian, tapi istilahnya kini melilit oknum …