Home / Maluku / Smart Sarvice Biro Umum ,Reformasi Inovasi Pelayanan Publik
Kepala Biro Umum Setda Maluku Drs Hadi,MSi

Smart Sarvice Biro Umum ,Reformasi Inovasi Pelayanan Publik

AMBON,N25NEWS.COM – Untuk merespon hasil penilaian Ombudsman terkait dengan indeks kepatuhan pelayanan selama ini yang masuk rapor merah maka Biro  Umum Setda Maluku melakukan satu reformasi perubahan pelayanan yang di kenal dengan pelayanan Smart Sarvis Biro Umum.

Hal ini di sampaikan Kepala Biro Umum Setda Maluku Drs Hadi,MSi di lantai VI Kantor Gubernur Maluku kamis (18/10/2018) saat sosialisasi Smart Sarvice untuk Esolon,III,IV dan KTU OPD lingkup Provinsi Maluku.

Perubahan inovasi ini di lakukan kata Hadi,sebagaimana adanya dorongan baik itu dari Gubernur Maluku,Wakil Gubernur Maluku maupun  Sekda Maluku untuk semua OPD yang ada di Provinsi Maluku untuk merespon hasil pelayanan yang di lakukan dengan One Agency One innovation dan masing-masing OPD harus punya inovasi dalam pelayanan.

“Kenapa semua OPD harus punya Inovasi dalam Pelayan karena tujuan akhirnya adalah kepuasan masyarakat dan ini adalah bukti  hadirnya pemerintah,”tandas Kepala Biro Umum Setda Maluku.

Dengan komitmen yang kuat dari Gubernur,Wakil Gubernur Maluku dan Sekda Maluku untuk merubah pelayanan ini kata Hadi,maka semua OPD harus di dorong yang salah satunya adalah Biro Umum.

“Sehingga langkah awal,kami lakukan di lingkup sekretariat Daerah dan akan bergerak bersama –sama dengan semua OPD di lingkup Provinsi, dengan tupoksi kita,sesuai dengan kewenangan kita untuk melakukan perbaikan baik dalam internal pemerintahan maupun layanan publik,”tutur Hadi.

Untuk kedepanya ungkap Hadi,akan berkoordinasi dengan  Kabupaten/Kota,bergerak bersama-sama secara sinergitas untuk melakukan perbaikan dalam layanan publik.

“Karena Apa,karena semua mempunyai integritas dan komitmen sebagai Public Saver untuk memperbaikI pelayanan publiK yang lebih baik,”tambah Kepala Biro Umum Setda Maluku.

Untuk langkah awal ini kata Hadi,Biro Umum sudah melakukan langkah awal pada 3 perubahan besar,3 perubahan besar ini adalah inti atau Core dari penyiapan layanan Smart Sarvice,yang pertama dilakukan pada akhir perubahan kapasitas sumber daya Manusia yaitu pada noulistnya,soft skillnya,etitutnya,hard skillnya tujuan apa agar sebelum di terapkan Smart Sarvis SDM aparaturnya harus di siapkan dulu.

“Karena itu kami beberapa waktu lalu sudah melakukan beberapa kegiatan kapasitas yang utama yaitu Outbound,kurang lebih ada 10 tahapan-tahapan yang di lakukan yang nilai-nilai filosofi  adalah yang pertama terbangunnya komitmen integritas,mindseat karakter dan tim work sehingga sebelum kita melayani masyarakat secara smart,kita dulu harus smart dalam soft skill kita,yang kedua klta juga sudah melakukan On The Job Traning ,”jelasnya.

Untuk 3 layanan utama yang ada di Biro Umum kata Hadi,pihaknya sudah melakukan bimtek tentang kearsipan dan administrasi umum,bimtek kelistrikan ,bimtek otomotif,bimtek revolusi mental dan bimtek pengelolaan aset daerah.

Lanjut Hadi area perubahan yang paling penting juga ada di ketatalaksanaan yaitu standart operasional prosedur pelayanan,ini harus di mutahirkan,tidak berbelit-belit pelayanannya,ada kepastian layanannya,harus ada kepatuhan terhadap layanan itu.

“Kita sudah bikin standart dan apakah  kita patuh atau tidak karena ini semua ada di OPD-OPD,secara berjenjang,kalau OPD belum bergerak secara baik,maka akan berpengaruh terhadap Pemerintah Daerah,”tandas Hadi.

Hadipun berharap bahwa saat ini adalah momentum untuk  bergerak bersama baik itu Kabupaten dan Kota untuk itu  tidak ada kata terlambat dalam inovasi perubahan pelayanan publik menuju pelayanan yang prima untuk masyarakat.

 

 

Oleh : Redaksi

 

About admin

Check Also

Sadli Lie : Penanaman Pohon Untuk Mencegah Metigasi dan Perubahan Iklim

AMBON,N25NWS.COM-Peliara pohon ini adalah salah satu tindakan yang diprakarsai oleh tim penggerak PKK Provinsi Maluku …