Soal Upah Buruh TKBM Bantah Kerja Sama Dengan Mandor

AMBON,N25NEWS.COM -Menanggapi adanya dugaan upah buruh yang disunat mandor, Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) pelabuhan Yos Sudarso Ambon membantah melakukan kerja sama dengan mandor.

Selain upah buruh, SekretarisTKBM Macale S juga membantah kalau dirinya terkesan menghindar dari awak media termasuk tudingan dirinya jarang berkantor.

“Itu aturan mainnya sudah begitu, jadi dalam sistim pembagian hasil yang diberikan mandor sudah sesuai dengan aturan, kami pihak managamen tidak bisa interfensi mandor, karena masing-masing sudah dibagi sesui persen,”jelas Sekretaris TKBM Machale S sekaligus mengkanter pemberitaan media ini edisi, Kamis(14/2/2019).

Kepada N25NEWS.COM,Jumat(15/2) Machale menjelaskan, dalam pembagian hasil kerja sudah diatur dalam ketentuan, bahwa 55 persen merupakan hak dari anggota TKBM, tidak seperti dengan apa yang disampaikan dalam pemberitaan.
“Jadi pendapatan diseuaikan dengan muatan kapal, kalàu muatan banyak pasti dapatnya juga banyak, sehingga semua pendapatan itu masing-masing berbeda,”jelasnya.

Dengan demikian kata Machale, kalau pihaknya sama sekali tidak pernah cuci tangan atau ada main terkait dengan pembagian upah buruh, tapi apa yang diberikan mandor sesuai dengan pembagian hasil yang diberikan Perusahan Bongkar Muat (PBM).

“Yang namanya mandor-mandor itu, tidak pernah ada main mata dengan managemen TKBM, itu hal yang harus diklarifikasi terlebih dahulu dan apa yang disampaikan ke media belum tentu yang bersangkutan adalah anggota TKBM, sehingga apa yang disampaikan tidak rasional dengan kata lain asal omong saja,”ujarnya.

Dimana dalam sistim pembagian hasil itu sudah diatur dalam ketentuan KM 35, bahawa untuk PBM mendapat 30 persen, TKBM dapat 15 persen dan anggota mendapat 55 persen dan masing-masing baik TKBM dan mandor ambil langsung ke PBM, bukan harus TKBM yang ambil baru diserahkan ke anggota dalam hal ini mandor.

Selanjutnya dalam pembagian hasil atau upah buruh menjadi kewengan mandor dengan anggotanya masing-masing.
Sementara kekecewaan yang sama juga disampaikan Ketua TKBM Hi Rawidin, bahwa dirinya bersama pihak lainnya yang seakan-akan ada main mata dengan mandor, sehingga tidak benar seperti apa yang disampaikan dalam pemberitaan media.
“Jadi apa yang telah disampaikan Sekretaris, itu sudah benar adanya, kalau kami itu tidak pernah ada interfensi mereka, semua itu tidak benar adanya,”kesalnya.

Penulis : IAN M

Editor.  : Redaksi

Check Also

Maluku Dapat Bantuan Kapal Feri 1500 GT

AMBON,- Provinsi Maluku memperoleh bantuan dari Pemerintah Pusat berupa satu unit kapal ferry berukuran besar …

×

N25NEWS.com