Breaking News

Sosialisasi 1000 Hari Kehidupan, DPPAP &KB SBB Harap Dinas Terkait Kerja Sama Tuntaskan Stunting

PIRU,N25NEWS.COM – Kondisi Stunting atau pertumbuhan Anak Balita yang terhambat akibat kurangnya asupan gizi, baik yang terjadi saat anak di usia dibawah 2 Tahun ataupun saat masih didalam kandungan sangat memprihatinkan, mengingat kondisi ini tidak dapat diperbaiki lagi,  dimasa pertumbuhan selanjutnya.

Untuk itu, menyikapi adanya Kasus Stunting yang terjadi Kabupaten SBB, yang terjadi di 5 Kecamatan dan 10 Desa, maka Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan  Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (PPAP & KB) sangat konsern dalam mengentaskan  kasus Stunting tersebut di Kabupaten ini.

Menurut Kepala Bidang Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB, Steny Hehanussa, yang ditemui di kantornya, Selasa,(18/12)  salah satu kegiatan yang telah dilakukan pihaknya adalah   program sosialisasi 1000 hari kehidupan, yang melibatkan Raja/ Pejabat Desa dan kader Bina Keluarga Balita (Balita) dari 10 Desa yang terkena Stunting tersebut, dimana kegiatan itu   berlangsung di Hotel Amboina, Piru, pada November lalu.

Selain itu, untuk mengatasi masalah Stanting tersebut,  ada 6 penyuluh KB yang telah diterjunkan pada 5 Kecamatan tersebut, masing-masing untuk Kecamatan Seram Barat, Marlena Leatemia, Selvy Elly (Taniwel),Yani Keleweruw (Taniwel Timur) Dra Jasira Samal, Armand Anakotta(Huamual Muka) dan  Elisabeth Riry(Huamual Belakang).

“Penyuluh-penyuluh KB itu sudah sering mengikuti kegiatan pelatihan tingkat Provinsi di Kota  Ambon, maupun tingkat Kabupaten di SBB”cetus Hehanussa.

Menurut Hehanussa, sosialisasi 1000 hari kehidupan untuk Ibu Hamil  dan bayinya itu,  berarti dari usia 0-2 Tahun baru diketahui Stuntingnya, kasus Stunting dapat teridentifikasi bukan hanya dari ukuran tubuh anak yang kerdil, tetapi juga kecerdasan otaknya.

” 1000 Hari Kehidupan, berarti 270 hari di dalam kandungan dan 730 hari diluar Kandungan”imbuhnya.

Baca juga :   Buka Kegiatan Advokasi Program KKBPK,Plt Kepala BKKBN Perwakilan Maluku Minta IBI Se-Maluku,LSM,TNI Dan Jurnalis Perbanyak Dan Tingkatkan Advokasi Program KKBPK

Sementara secara terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB, Donald J De Fretes.S Sos mengharapkan,  supaya  masalah Stunting yang terjadi di 10 Desa di 5 Kecamatan SBB, tidak hanya satu atau dua Dinas terlibat didalamnya, tetapi harus peran terintegrasi dari semua Dinas yang terkait.

” semua Dinas yang terkait harus bekerjasama dan berperan dalam mengentaskan masalah Stunting ini”cetus De Fretes.

Menurutnya untuk mencegah terjadi lagi kasus Stunting, maka  setiap Dinas terkait harus berkolaborasi misalnya Dinas PPAP & KB, akan turun dan membimbing ibu dan calon ibu agar merawat calon Bayi dan Bayi selama masa 1000 hari kehidupan, Dinas Kesehatan akan memantau membimbing masalah gizi, ibu Hamil dan Balita, sementara Dinas Ketahanan Pangan harus berperan dalam  merekomendasi makanan-makanan apa saja yang cocok pada masa-masa kehamilan dan Balita  tersebut.

Selain itu, De Fretes meminta peran dari Masyarakat setempat, yakni tokoh masyarakat dan tokoh Agama dalam mensosialisasikan dan mengingatkan tentang pentingnya makanan sehat bagi Ibu Hamil dan Anak Balita.”misalnya tokoh agama bisa mengingatkan para ibu lewat kutipan ayat-ayat kitab suci yang berkaitan”ungkapnya

Ia juga meminta Masyarakat,  agar  proaktif dalam melaporkan kasus-kasus temuan  Stunting ini ke Dinas terkait bila menemui kasus tersebut agar penanganannya bisa dilakukan sesegera mungkin,”Selama ini yang baru terpantau 10 Desa, mungkin saja ada Desa-Desa lain yang belum terdeteksi, untuk itu Beta harap Masyarakat bisa lebih Tanggap untuk melaporkan kasus Stunting ini” Cetus De Fretes.

Penulis   :Nicko Kastanja

About admin

Check Also

Renta Rego:Komitmen Walikota Ambon Terhadap Program KKBPK Dapat Apresiasi Dari Seluruh Indonesia

AMBON,N25NEWS.COM-Plt Kepala BKKBN Perwakilan  Provinsi Maluku,Dra.Renta Rego di hadapan Walikota Ambon Richard Louhenapessy menyampaikan penghargaan …