Breaking News

Sosialisasikan Bahaya Jajanan, BPOM Ambon Sambangi Sekolah Dasar PDK

AMBON,N25NEWS.COM – Anak sekolah tidak dapat terlepas dari pangan jajanan. Di setiap sekolah pasti ada saja pedagang yang menjajakan dagangannya.

Telah menjadi kebiasaan anak sekolah untuk jajan di luar meskipun tidak merasa lapar. Untuk hal itulah, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Maluku kini menggelar sosialisasi keamanan pangan dengan turun langsung ke sejumlah di kota Ambon.

Pada kesempatan ini, BPOM Ambon menjajaki ke delapan sekolah pada Kompleks sekolah Dasar PDK Ambon, Jumat (23/03/18) bertempat pada Kecamatan Sirimau kota Ambon.

Menurut keterangan Kepala Seksi sertifikasi dan layanan informasi konsumen BPOM Maluku, Mathias S.Toka Ola katakan, BPOM ada saat ini untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang bahaya jajanan.

“Alangkah baik apabila anak membawa bekal dari rumah yang dimasak orang tua daripada jajan sembarangan diluar sekolah,” tandasnya.

Pihak BPOM Ambon juga menghimbau kepada setiap anak melalui perhatian orang tua, sebaiknya bisa membedakan mana jajanan sehat mana yang tidak. Agar mencegah anak kita dari bahaya efek kimia yang mempengaruhi kondisi fisik maupun biologi anak.

Baca juga :   Buka Kegiatan Advokasi Program KKBPK,Plt Kepala BKKBN Perwakilan Maluku Minta IBI Se-Maluku,LSM,TNI Dan Jurnalis Perbanyak Dan Tingkatkan Advokasi Program KKBPK

“Hingga anak bisa membedakan makanan yang aman untuk dikonsumsi dan terbebas dari kontaminasi atau gangguan fisik yang menyerangnya,” pungkasnya.

Lebih lanjut dirinya menegaskan, sebelum memberi anak jajanan, penting melakukan cek klik terlebih dahulu yakni periksa kemasan pada makanan tersebut, cek ijin edarnya, label kadarluarsanya,dan juga kemasannya masih utuh ataukah sudah rusak.

Beberapa fakta dilapangan kemudian menghimpun BPOM Ambon untuk terjun langsung ke lapangan. Akan tetapi, berdasarkan pantauan BPOM jajanan anak di temukan lebih banyak adanya cemaran kimia tetapi cemaran seperti formalin, belum di temui keberadaan nya. Sedang untuk makanan siap saji sendiri ditemukan banyak mengandung cemaran mikroba.

Menutupnya, pihaknya mengharapkan kepada kepala sekolah di lingkup Sekolah Dasar PDK agar membentuk kantin sekolah sehat, dengan makanan yang terjamin higenis dan aman di konsumsi anak. (Amy Latuny)

About admin

Check Also

232 Peserta KSM Rebut 11 Tiket Tingkat Nasional

AMBON,N25NEWS.COM –  Pembukaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Provinsi yang diikuti 232 siswa/siswi tingkat Madrasah …