Sri Mulyani : Politik Anggaran Lebih Utamakan Daerah Tertinggal

AMBON,N25NEWS.COM-Komitmen Presiden Jokowi untuk terus membangun Indonesia terutama dari pinggiran,dari pelosok dan seluruh wilayah yang selama ini tertinggal,adalah sangat tinggi,tidak hanya dibuktikan dengan perhatian untuk meyakinkan bahwa seluruh progres,kemajuan pembangunan bisa betul-betul dicapai.

Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Rwpublik Indonesia,Sri Mulyani kepada awak media pada acara Peresmian Dermaga TNI Angkatan Laut (AL) Tawiri di desa Tawiri Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon,rabu (9/1/2019).

Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan,”Pentingnya politik pembangunan dan politik anggaran yang bisa menangkap perbedaan yangvsangat kaya di negara tercinta ini,dengan adanya dimensi kontinental dan dimensi kepulauan kemudian aspirasi untuk bisa direfleksikan dalam politik pembangunan dan politik anggaran,”kata Sri Mulyani.

Politik pembangunan dan politik anggaran telah diakomodasikan melalui berbagai macam instrumen untuk bisa menangkap berbagai macam kebutuhan yang berbeda-beda dari seluruh wilayah Indonesia sebagai wilayah kesatuan yang dari ujung timur,barat dan utara maupun selatan,yNg semuanya membutuhkan sentuhan maupun perhatian penting secara bersama.

Sementara itu untuk instrumen dari sisi politik anggaran adalah melalui dana trasfer daerah yang dalam hal ini akan terlihat dari sisi formula berdasarkan jumlah penduduk namun juga berdasarkan luas wilayah yang bukan cuma darat namun juga laut.

“Kami memahami bahwa Provinsi Maluku dari sisi Dana Alokasi Umum (DAU) yang merupakan transfer dalam rangka untuk menyelenggarakan pemerintahan daerah di masing-masing daerah yang telah mendapatkan kenaikan di tahun 2018/2019 dengan mencapai Rp.699 triliun,juga Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik yang meningkat dari 70 milyar (2014) sekarang mencapai Rp.234 milyar (2018),”ungkapnya.

Sedangkan DAK non fisik meningkat Rp.231 milyar (2014) menjadi Rp.649 milyar (2018),adapun bukan itu saja ada lagi yang disebut dana bagi hasil,sert transfer dana desa di masing-masing Kabupaten/Kota,yang dikelola secara bersih dan bebas dari korupsi.

“Saya akan siap membantu perekonomian di Maluku terutama di Kabupaten-kabupaten yang masih memiliki daerah-daerah tertinggal,seperti Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) maka dana desanya untuk tahun 2019 akan meningkat cukup signifikan dimana dari 58 desa yang tertinggal sudah menurun menjadi 31 desa,jadi ada perbaikan,”jelasnya.

Sementara itu untuk Alokasi Dana Desa (ADD) semakin meningkat dari Rp.66 milyar menjadi Rp.82,7 milyar,”Kita berharap tentu desa-desa tertinggal itu bisa segera mengejar ketertinggalan dan yang terpenting desa-desa dapat menggunakan anggaran untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat terutam desa twrtinggal,”tandas Sri Mulyani.

Penulis : Aris Wuarbanaran

Editor   : Redaksi

Check Also

Maluku Dapat Bantuan Kapal Feri 1500 GT

AMBON,- Provinsi Maluku memperoleh bantuan dari Pemerintah Pusat berupa satu unit kapal ferry berukuran besar …

×

N25NEWS.com