Breaking News

Status Lahan Hambat Proyek Revitalisasi Pelabuhan Ferry Hunimua

AMBON,N25NEWS.COM – Sejak PT ASDP Cabang Ambon dipimpin GM Djulianto hingga kini dijabat Edi Hermawan, rencana revitalisasi pengembangan pelabuhan penyeberangan Ferry Hunimua yang berlokasi si Negeri Liang Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) proyeknya masih terhambat dengan status lahan.

Dimana sengketa lahan antara ahli waris yang hingga saat masih tinggal menunggu putusan inkra dari Mahkama Agung (MA) Jakarta yang juga belum kunjung diputuskan.

Kepada N25NEWS.COM, Jumat(19/11/2018) GM PT ASDP Cabang Ambon Edi Hermawan mengatakan, meskipun proyek pengembangan revitalisasi agal sedikit terhambat lantaran kepemilikan status tanah, namun proyeknya tetap akan berjalan setelah ada putusan dari MA.

“Ini kan proses tendernya dilaksanakan di kantor pusat, sehingga diharapkan akan dibangun dalam tahun in, emang ada sedikit terjadi kendala di Hunimau yang masih diproses di pengadilan. Tapi pada intinya warga liang tidak merasa keberatan untuk dibangun pengembangan pelabuhan Hunimua termasuk Waipirit juga,”tandasnya.

Baca juga :   BKKBN Provinsi Maluku Bertekad Tingkatkan Kualitas Penduduk

Menurutnya. Jika persoalan lahan Hunimua masih belum ada keputusan ingkra dari pengadilan, maka kemungkinan besar yang akan dibangun terlebih dulu adalag pelabuhan ferry Waipirit sambil menggu kepetusan pengadilan.

Dimana sebagai jaminan atas lahan tersebut piha ASDP telah menitipkan uang pembebasan lahan di pengadilan, sehingga diputuskan siapa yang berhak atas lahan tersebut akan menjadi tanggungjawab pengadilan untuk langsung membayarnya.

Oleh : Gali M

About admin

Check Also

Perkembangan Kampung KB di Maluku Signifikan

AMBON,N25NEWS.COM-Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasinal (BKKBN) Pusat memberikan penilaiannya terkait dengan perkembangan Kampung KB …