Home / Maluku / Sudarmanto : Proyek Capaian Fisik Harus 75 Persen Jika Tidak,Dana DAK Tidak Bisa Dicairkan

Sudarmanto : Proyek Capaian Fisik Harus 75 Persen Jika Tidak,Dana DAK Tidak Bisa Dicairkan

AMBON,N25NEWS.COM-Untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sampai sekarang sudah ditahap kedua dan sudah di cairkan,tinggal tahap ketiga kita menunggu progres,kalau capaian fisiknya sudah 75 persen.Jadi kalau uang yang sudah diterima dari rekan-rekanan proyek itu belum sampai 75 kita belum bisa kucurkan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Wilayah Derjen Perbendaharaan Negara Sudarmanto,kepada awak media pada acara Seminar Perkembangan Ekonomi dan APBN Untuk Mendukung Pemerataan Pembangunan di Hotel Santika Ambon,selasa (13/11/2018).

Lebih lanjut Sudarmanto mengatakan,”Kami akan hentikan jika dampaknya belum sampai pada presentasi 75 persen waktunya habis kita hentikan,”kata Sudarmanto.

Ada beberapa daerah yang kemungkinan akan sulit,tetapi kami tetap optimis karena tahun ini semua DAK fisik lancar.Hanya ada beberapa bidang yang memang yang belum bisa disalurkan yang memang pada saat dananya dikucurkan dari pusat belum bisa dilaksanakan,seperti bidang pariwisata yang akan membangun dua daifing di Eri itu sebab tanahnya bukan milik Pemkap Ambon,jadi dananya nganggur.

Sedangkan untuk Dana Desa (DD) itu tahap kedua semua sudah tinggal tahap ketiga,itu masih menunggu bahwa realisasi fisik mereka sampai 50 persen baik yang ada di desa-desa,jika 50 itu sudah cair maka progresnya dari 11 Kabupaten/Kota hanya Kota Tual yang menghawatirkan karena dari tahap kedua dari 60 persen uangnya yang sudah di berikan itu baru 33 persen tersalur ke desa-desanya.

“Nah ini karena desa terlambat membuat laporan APBN tahun lalu,atau laporannya sudah selesai tapi butuh pembentulan-pembetulan yang signifikan,hingga lama itu dan kalau progresnya tidak sampai 50 juga dihentikan samapai disitu,”jelas Sudarmanto.

Untuk Kota Ambon dan Maluku Barat Daya (MBD) itu sudah bagu sekali,sudah cair tahap ketiganya dan dari rekening kas daerah sudah 90 persen sudah masuk ke kas desa,jadi tinggal di jalankan saja atau tinggal ditunggu treknya.

“Kami telah memberikan masukan terkait dengan cara pembinaannya,bagi Pemerintah Desa yaitu pertama desa harus punya tenaga yang telah disiapkan Kementerian Desa (Kemendes) untuk tenaga teknik dan tenaga pendamping untuk keuangan serta adanya tenaga pembukuan,tetapi yang paling utama pimbinaannya dibawah Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Desa,”tandas Sudarmanto.

Oleh : Aris Wuarbanaran

 

About admin

Check Also

Disub Maluku Surati Kementerian Perhub,Minta Berih Sangsi Maskapai Terkait Harga Tiket Melebihi Batas Atas

AMBON,N25NEWS.COM-Banyak warga masyarakat yang mengeluh mahalnya harga tiket pesawat menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun …