Home / Pendidikan / SUPM Waiheru Akan Pecahkan Sejarah Nasional Jadi BLU
Kepala SUPM Waiheru Ambon Achmad Jais Ely, S.T, M.Si

SUPM Waiheru Akan Pecahkan Sejarah Nasional Jadi BLU

AMBON,N25NEWS.COM -Satu dari dua sekolah kejuruan perikanan dibawa Kementerian  Kelautan dan Perikanan Indonesia, Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Waiheru Ambon akan pecahkan sejarah nasiol sebagai sekolah menengah dan kejuaran yang menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

“Satu itu belum pasti yang sudah pasti SUPM Waiheru yang tetap dipertahankan sebagai sekejuaran perikanan dibawa Menteri Kelautan dan Perikanan RI dan satusnya akan menjadi BLU,”akui Kepala SUPM Waiheru Ambon  Achmad Jais Ely, S.T, M.Si pada awak media di Ambon.

Dikatakan, penetapan status SUPM Waiheru Ambon menjadi BLU melalui proses pengkajian yang dilakukan Badan Ristek dan  Badan Sumber Manusia Perikanan dan Kelautan dibawa Kementerian  Kelautan dan Perikanan Indonesia yang memiliki unit pelaksanaan sebanyak 45, sehingga dari 45 UPT hanya terdapat 15 yang terpilih salah satunya SUPM Waiheru Ambon yang akan diajukan Kementerian untuk menjadi BLU.

Dimana proses 15 UPT tersebut telah diajukan ke Kementerian Keuangan sehingga dari UPT khususnya pendidikan hanya terdapat enam yang diusulkan, SUPM Waiheru masuk dalam urutan kedua dari yang pertama Politeknik Perikanan dan Kelautan Sidiarjo Surabaya, ketiga dari STP Jakarta, dalam hal persiapan menjadi BLU.

“Kita sudah didatangi   oleh Kementerian Keuangan kemarin dan saya sudah memaparkan semua tentang apa yang menjadi kesiapan untuk dijadikan sebagai BLU,”ujarnya.

Melaui BLU nanti Ely berharap secara tidak langsung SUPM Waiheru Ambon akan menjadi lebih besar yang merupakan salah satunya sekolah menengah dan kejuaran pertama di Indonesia yang dijadikan sebgai BLU, sehingga menjadi satu predikat seluruh pegawai dan guru untuk lebih kerja keras dan tetap mebawa SUPM Waiheru sesuai visi dan misi menjadi lebih baik.

Hal disebabkan, untuk mendapat status BLU itu tidak segampang membalik telapak tangan, tetapi ketika ditunjuk sebagai BLU itu merupakan hal yang luar bisa jika salah satu lembaga pemerintah maupun pendidikan dipercayakan untuk mengelola anggaran sendiri.

“Ini sebuah predikat yang boleh saya ungkapnya dengan teman-teman yang ada disini,  bahwa ketika SUPM Waiheru menjadi BLU, ini merupakan hal yang pertama di Indonesia yang merupakan salah satu pendidikan menengah yang jdi BLU dan ini akan tercatat dalam sejarah, karena baru ada pendidikan menengah dan SMK yang menjadi BLU, bahkan ini menurut Kementerian Keuangan ini hal yang ajaib bin ajaib, sehingga merupakan satu prestasi tersendiri bagi SUPM Waiheru,”ungkapnya.

Menurutnya, melui predikat LBU secara tidak langsung satu langkah maju yang disumbangkan SUPM  bagi dunia pendidikan di Indonesia terlebih khusus di Maluku yang selama ini hanya dianggap sebelah mata, tetapi dengan predikat tersebut  dapat membuka mata provinsi lain terhadap kemajuan pendidikan khususnya pendidikan kejuruan.

Dengan pridikat BLU, tidak menghilangkan nama SUPM Waiheru tetapi tetap menggunakan nama yang sama hanya ditambah PK BLU .

Dengan diberlakukan  BLU SUPM Waiheru Ambon, ada beberapa langkah –langkah yang diambil pihak sekolah sesuai ketentuan yang berlaku dalam  hal pembiayaan siswa, khusus bagi siswa pelaku utama yang masuk melalui jalur khusus tetap menjadi tanggungjawab pemerintah.

Ia mencontahkan, sebelumnya ditetapkan menjadi BLU seluruh siswa dalam hal makan dan inap di asrama tidak dikenankan biaya apapun tetapi menjadi tanggung jawab pemerintah.

Tetapi setelah ditetapkan menjadi BLU, khusus bagi siswa yang bukan merupakan anak pelaku utama, dalam kata lain mendaftar masuk SUPM melalui jalur umum bukan khusus, dikenakan biaya makan dan asarama yang nantinya akan menjadi tanggungjawab pihak orang tua, termasuk artibut perlengkapan pakian seragam dan lain-lain  yang merupakan wajib saat diterima sebagai calon siswa SUPM.

“jadi semua ini kan gratis, baik anak pelaku utama maupun anak yang masuk melalui jalur umum, tapi setelah BLU tidak lagi  tetapi ada sebagin yang harus menjadi tanggungan bagi anak yang masuk lewat jalur umum, khusus anak pelaku utama tetap dibiayai olah negara,”jelasnya.

Sementara untuk biaya makan yang akan dikenakan sebesar Rp 25 ribu perhari dan biaya asrama per hari sebesar Rp 5,000 persiswa , bukan hanya itu yang nantinya akan dikelola SUPM Waiheru tetapi ada usaha-usaha lainnya seperti, kapal berjalan, keramba menghasilkan.

Pemberlakuan pembiayaan tersebut baru akan diterapkan di bulan Januari tahun ajaran 2019, khusus siswa baru yang masuk lewat jalur umum, sedangkan siswa kelas 11 dan 12 semuanya masih tetap dibiayai oleh negara.

“Semua ini sudah disetujui Kementerian Keuangan, jadi jadi BLU atau tidak, tetap anak pelaku utama yang diistimewakan, dengan rincian 60 persen anak pelaku utama gratis sisnya 40 persen siswa jalur umum,  dengan tujuan menjadi BLU untuk meningkatan pelayanan yang lebih baik lagi, dengan indicator begitu anak itu lulus sudah disedikan lepangan kerja, tinggal bagaimana orang tua berkoordinasi,”ujarnya.

Oleh : Gali Markalin

About admin

Check Also

Kamis (20/09) Unidar Ambon Wisudakan 414 Sarjana dan Ahli Madya

AMBON,N25NEWS.COM – Sudah dipastikan lusa, Kamis(20/9) Universitas Darussalam (Unidar) Ambon akan mewisudakan  sebanyak 414 lulusan …