SUPM Waiheru Tetap Mengacu Aturan Kemendikbud Ely : USBN Gunakan CBT

AMBON,N25NEWS.COM – Kendati merupakan salah satu sekolah dibawa ikatan dinas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sesuai Permen KKP RI Nomor 46/MEN/2011 tentang organisasi usaha perikanan menengah. Dalam pengembanganan dunia pendidikan Sekolah Usaha Perikanan Menengah(SUPM) Negeri Waiheru Ambon tetap mengacu pada aturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dalam sistim pembelajaran maupun pelaksanaan ujian khususnya dalam mata pelajaran umum.

Menanggapai instruksi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku Kepala Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Waiheru Ambon Achmad Jais Elah menandaskan, dalam pelaksanaan Ujian Akhit Sekolab Berstandar Nasional (UASBN) pihaknta akan menerapkan computer based test (CBT) selain cara konvensional yang sudah biasa dipakai paper based test (PBT).

“Untuk pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dan USBN, kami tetap mengacu pada peraturan Mendikbud yang sekarang wakilnya ada di Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, termasuk instruksi pelaksanaan USBN menggunakan komputer,”tandas Ely menyikapi pelaksanaan persiapan UASBN di Maluku pada koran ini di ruang kerjanya, Jumat kemarin.

Oleh dalam persiapan kisi-kisi soal USBN kata Ely, pihaknya telah melibatkan kurang lebih tujuh guru, untuk bergabung dengan guru lainnya yang tergabung dalam wadah Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMK untuk semua mata pelajaran, termasuk mata pelajaran produktif.

Baca juga :   Bupati Buka Carnaval Budaya Kei

“Saya juga masuk dalam penyusunan yang dilakukan MGMP SMK, jadi semua proses pentahapan baik itu USBN maupun UNBK itu semua diikuti SUPM dengan bail,”ungkapnya.

Namun dalam sistim pelaksanaan ujian, khususnya di SUPM tedapat dua kali pelaksanaan USBN baik yang dilakukan secara nasional dalam mata pelajaran umum dan pelaksanaan ujian sesuai dengan kurikulum KKP SUPM yang kisi soalnya menjadi tanggunjawab pihak SUPM dan pelaksanaanya juga menggunakan sistim offline.

Untuk pelaksanaan ujian tahun ajaran 2018/2019 nantinya akan diikuti oleh 158 siswa dari empag program Keahlian yaitu Nautika Perikanan Laut (NPL), Teknika Perikanan Laut (TPL), Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP) dan Teknologi Budidaya Perikanan (TBP).

“Selaku Kepala SUPM tentu sangat mengharapkan semua pentahapan ujian, dapat berjalan dengan aman dan lancar,”harapnya.

Penulis : Gali M

Editor   : Redaksi

About admin

Check Also

DPRD Provinsi Maluku Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LPJ APBD Tahun Anggaran 2018.

AMBON,N25NEWS.COM-DPRD Provinsi Maluku menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian kata akhir Fraksi-fraksi DPRD terhadap penyampaian …

×

N25NEWS.com