Breaking News

Tagop Pastikan Rasionalisasikan Anggaran Pilkada 2020

AMBON,N25NEWS.com-Bupati Buru Selatan (Bursel),Tagop Sudarsono Soulisa memastikan akan merasionalisasikan anggaran untuk pilkada 2020 mendatang.

Hal ini dikatakan Bupati kepada awak media disela-sela acara Rapat Koorsinasi Gubernur Maluku Bersama Bupati/Walimota Se-Maluku Tahun 2019,yang berlangsung di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku,senin (10/9/2019).

Lebih lanjut Tagop mengatakan,anggaran pilkada bukan hanya di Buru Selatan saja,tetapi juga dialami pada semua kabupaten/kota di Indonesia.

Adapun,anggaran pilkada yang diusulkan oleh KPU,Bawaslu dan pihak keamanan naik berlipat-lipat bahkan sampai 300 persen.

“Jumlah anggran yang diusulkan ini seakan-akan seperti aji mumpung kan,makanya kita masih rasionalkan,sedangkan kita juga minta pusat juga harua rasionalkan anggaran ini,sebab masing-masing ada egonya sebab KPU dan Bawaslu berpikir mereka yang penting karena mereka sebagai penyelenggara,”ungkap Tagob.

Sementara itu,Tagob juga menyayangkan ada kepentingan pihak KPU dan Bawaslu yang lebih mementingkan ego mereka,padahal semestinya mereka lebih memikirkan kesejahteraan rakyat,sebab fungsi pelayanan masyarakat intinya ada pada APBD.

“Dengan fiskal yang rendah/kecil bagaimana mau melayani masyarakat,sedangkan anggaran yang dulunya totalitas sebesar Rp.20 milyar sekarang sudah sampai Rp.60 milyar ini kan buang-buang anggaran,lalu dari mana kita mau cari uang,”jelas Tagop.
Adapun angaran yang diusulkan KPU adalah Rp.23 milyar,Bawaslu Rp.17,5 milyar dan Polres Rp.7 milyar dimana anggaran tersebut sangat memberatkan pemeruntah daerah.

Tagob menandaskan lagi,alokasi anggaran berupa beban biaya untuk pelayanan masyarakat,serta berkaitan dengan gaji pegawai,sementara DAU tidak seperti yang dpikirkan oleh pihak penyelenggara.

Untuk itu menurut Tagop anggaran yang dirasa sangat memberatkan ini maka harus dirasionalkan dan pemkab juga ada kebijakan untuk mengurangi jumlah TPS dari 220 diturunkan menjadi 180 TPS saja.

“Jadi dulunya di setiap desa ada TPS 6-7,maka kita kurangi dari 7 menjadi 5 atau 4 TPS saja yang penting terpenuhi untuk penyelenggaraannya,”tandas Tagop.

Reporter : Aris Wuarbanaran
Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Dandim 1506/Namlea Dampingi Petani Panen Padi

NAMLEA,N25NEWS.COM – Komandan Kodim (Dandim) 1506/Namlea Letkol Inf Syarifuddin, S Ag. bersama kelompok tani dan …