Breaking News

Tentang Soa Di Desa Adaut

AMBON,25NEWS.COM-Desa Adaut adalah pusat Kecamatan Selaru,yang dikenal sebagai desa yang memiliki jumlah penduduk terbanyak dan luas wilayahnya terluas di pulau Selaru.Pulau Selaru dikatakagorikan sebagai pulau kecil dalam gugusan kepulauan Tanimbar.Kini kepemilikan petuanan desa Adaut mencakup pulau Angwarmase,pulau Nuyanat dan pulau Batbual (pulau Berbatu).

Sementara itu dari Pnue Batfeny ke Tongor Kese,yang menurut cerita kemungkinan besar nenek moyang mereka berasal dari pulau tenggelam yakni pulau Baersady.Saat meninggalkan pulau tenggelam mereka berlayar ke Yamdena dan menyebar pula ke bagian timur pulau Yamdena,serta pulau-pulau disekitar Yamdena,hingga ke pulau Selaru.

Adapun perdebatan tentang asal usul siapa yang tiba dan siapa yang datang kemudian.Tetapi ada pengakuan bersama sebelumnya desa Adaut belum berpenghuni.Ada sebagaian masyarakat yang menceritakan asal usul nenek moyang mereka dari seram yang berlayar ke pulau Banda,pulau Luang Timur,pulau Moa hingga akhirnya menetap di Adaut.

Sebelumnya nenek moyang  Soa Onjout yang lebih awal telah memiliki bahasa,namun saat tibanya Soa Lauran  dari Yamdena Timur,maka turut berpengaruh terhadap bahasa, dimana bahasa Yamdena Timur menjadi sangat dominan.Karena itu,bahasa Adaut berbeda dengan keenam desa lainnya di pulau Selaru.

Percampuran orang-orang yang tidak seasal dalam suatu kebersamaan akan dapat ditentukan oleh keinginan hidup bersama yang didasari perjanjian-perjanjian tertentu.Atas kesepakatan bersama maka,mereka memilih dan menentukan lokasi pertama untuk sebagai tempat pemukiman bersama di Pnue Batfeny,sesudah itu mereka pinda lagi dilokasi yang lebih tinggi didaerah Myetak (Bulur Tubun).

Nama Adaut sendiri dalam bahasa daerah disebut Onjout,perubahan pengucapannya terjadi akibat lafal orang Belanda yakni Odout,kemudian agar mudah diucapkan menjadi Adaut.Onjout sendiri diartikan dengan kata Nameut yang artinya manusia datang berduyung-duyung seperti ombak besar yang datang bertubi-tubi.

Struktur masyarakat Adaut yang terbentuk sejak awal sangat terkait dengan status dan peran Soa yang telah ditetapkan sejak dalu.Adapun Soa di Adaut sebagai berikut : Soa Onjout,Soa Nuslare,Soa Owear (terbagi pula menjadi Nifmase,Arunglele dan Kelane).Ketiga Soa ini tiba awal di Adaut.Setelah itu datang Soa Lauran dari Yamdena Timur yakni Soa Sorwempun,SoaBotunyempun dan Soa Toyempun.

Sejak awal 4 Soa diberikan tempat dalam struktur masyarakat,yakni bagian tengah Soa Onjout (tuan tanah),Soa Owear pada posisi tengah bagian kanan disebut wilinbanyar,Soa Nuslare pada tengah bagian kiri disebut wilintian.Pada posisi ada ketiga diberikan status dan peran sebagai Pemimpin.Penetapan sebagai pimpinan dilakukan secara bergantian.

Soa Lauran (Sarewempun) menempati posisi depan perahu dan Soa Batunyempun menempati posisi belakang perahu,khusus Soa Serewempun diberikan status peran sebagai Panglima Perang.Ibarat perahu masing-masing Soa dari berbagai asal yang datang ke Adaut dengan perahunya masing-masing.Ada kesepakatan bersama di Pnue Batfeny maka mereka membuat satu Perahu yakni Tutukratu.

Nama perahu dimaksud berasal dari kata Tutuk artinya tata,atur,susun sedangkan Ratu artinya Tuhan jadi Tutukratu artinya semua yang kita tata,atur,susun adalah untuk Tuhan.

Sumber : Buku Renstar Jemaat GPM Adaut 2016

About admin

Check Also

Kai Wait ; Cermin Budaya Orang Buru

N25NEWS.COM – Dalam konteks manusia dan kebudayaan, orang Buru sebagai komunitas masyarakat adat di Maluku …

×

N25NEWS.com