Terkait Dana Haji Disunat, Kakanwil: Silahkan Lapor Aparat Hukum Biar Lihat Kebenarannya

AMBON,N25NEWS.com -Terkait pemberitaan sejumlah media online mengenai dugaan penyelewengan subsidi dana haji dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku kepada jamaah haji asal Maluku,membuat  Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Fesal Musaad angkat bicara.

Fesal Musaad  menyarankan agar tudingan tersebut alangkah baiknya dibuktikan dengan hukum, sehingga jelas mana yang benar dan fitnah.

“Fitnah itu harus dibuktikan dengan hukum, sehingga bisa lihat mana yang benar dan mana yang penebar fitnah. Saya sarankan lapor aparat hukum (Polisi, KPK, BPK, BPKP, Inspektorat), bukan malah  ikut terjebak dalam isu yang belum jelas kebanarannya,” kata Kakanwil kepada media ini di Ambon, Selasa 3 Desember 2019.

Menurutnya Isi berita yang termuat dalam halaman media online BBNews (Barometer Berita Nasional) tersebut dinilai tidak sesuai realitas dengan kondisi Kanwil Kemenag Provinsi Maluku yang saat ini lebih baik dari masa lalu.

“Bersyukurlah Kanwil Kemenag Maluku sekarang lebih baik dari masa lalu,” ujarnya.

Lebih lanjut terkait dugaan sunat dana haji tersebut, Kakanwil merespon, bahwa prosedur operasional penyelenggara haji sebesar Rp. 1.500.000 per jamaah dari Pemda tersebut diperuntukan untuk subsidi dana haji seperti biaya operasional embarkasi selama dari Ambon ke Makassar untuk pulang pergi dan bukan diberikan langsung kepada masing-masing jamaah.

“Ini sudah menjadi keputusan DPRD, jadi hentikan tebar fitnah,kalau belum puas lagi, silahkan lapor saja ke  aparat Kepolisian  daripada tebarkan fitnah,” kuncinya.

Editor : Redaksi

Check Also

Kakanwil: Penting Bangun Inovasi Pembinaan Internalisasi Nilai Pancasila Pada Siswa Madrasah

AMBON,N25NEWS.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Jamaludin Bugis menilai, saat …