Breaking News
PLH Wadir Pelayanan Dan Perawatan Dr Iriani Sutiksno

Terkait Pemutusan Pelayanan JKN-KIS?Ini yang Di Katakan  RSUD Haulussy Ambon

AMBON,N25NEWS.COM – Pasca pemutusan kerjasama pelayanan JKN-KIS oleh BPJS Kesehatan Cabang Ambon dengan RSUD.dr.Haulussy,hal ini ketika di konfermasi ke pihak RSUD .Haulussy, PLH Wadir Pelayanan Dan Perawatan Dr Iriani Sutiksno mengatakan,bahwa hal itu tidak semestinya terjadi.

Kalau pemutusan itu di akibatkan RSUD Haulussy belum memperpanjang  akreditasinya “sebenarnya proses perpanjang akreditasinya sudah di lakukan pasca berakhir akreditasi bulan Desember 2017 lalu namun akibat di terbitnya Standart Akreditasi baru yang namanya Standart  Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) yang berlaku 1 Januari 2018 itu membuat pihak RSUD Haulussy harus kembali melengkapi dokumen-dokumen versi SNARS,karena awalnya RSUD Haulussy terakreditasi memakai standart versi 2012.

“Awalnya kita sudah berproses karena terjadi perubahan maka kita harus penyusuaian dengan standart yang baru dan standart baru itulah yang menghambat kita untuk memperpanjang akreditasi RSUD dr.Haulussy Ambon hingga kini,”ungkapnya.

Tambahn Dr Iriani Sutiksno lagi bahwa Berdasarkan surat edaraan dari kementerian Kesehatan untuk rumah-rumah sakit yang belum terakreditasi untuk mendaftar kembali paling terlambat 30  juni 2019,hal itupun sudah dilakukan RSUD Haulussy Ambon dengan  menyurat Kementerian Kesehatan pada bulan Maret kemarin untuk meminta penilaian untuk mendapat akreditasi.

Baca juga :   Buka Kegiatan Advokasi Program KKBPK,Plt Kepala BKKBN Perwakilan Maluku Minta IBI Se-Maluku,LSM,TNI Dan Jurnalis Perbanyak Dan Tingkatkan Advokasi Program KKBPK

Selain itu kata PLH Wadir Pelayanan Dan Perawatan ini ,proses melengkapi dokumen mendapat pendampingan dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Kementerian Kesehatan hingga November 2018 dan pada Desember itu pihaknya sudah siap di survei untuk akreditasi versi SNARS.

“Jadi  pada dasarnya dokumen-dokumen untuk pengurusan perpanjang akreditasi sudah di masukan tinggal penjadwalan di akreditasi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) saja,”akuinya

Sebenarnya menurut Dr Iriani Sutiksno bahwa survai dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Kementerian Kesehatan itu rencananya di lakukaan pada bulan ferbuari 2019  namun di tunda hingga bulan Mei ini yang rencananya di lakukan minggu ke tiga.

Dengan pemutusan itu  pihak RSUD Haulussy tidak tinggal diam,untuk sementara ini pihaknya sudah bersurat ke Dinas Kesehatan Provinsi Maluku yang tembusannya ke Pemerintah Provinsi Maluku dan Kementerian Kesehatan untuk bisa berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk  pertimbangkan kembali pemutusan kerjasama pelayanan JKN-KIS karena saat ini pengurusan akreditasi dalam proses.

Diapun berharap agar KARS tidak lagi menunda survai mereka sehingga masyarakat pengguna JKN-KIS tidak lagi di rugikan dan dapat terlayani kesehatan mereka dengan baik.

Editor : Redaksi

 

 

 

About admin

Check Also

Renta Rego:Komitmen Walikota Ambon Terhadap Program KKBPK Dapat Apresiasi Dari Seluruh Indonesia

AMBON,N25NEWS.COM-Plt Kepala BKKBN Perwakilan  Provinsi Maluku,Dra.Renta Rego di hadapan Walikota Ambon Richard Louhenapessy menyampaikan penghargaan …