Tersangka Pembunuhan Pasanea AN Harus Dihukum Seberat – Beratnya

MASOHI,N25NEWS.com – Sidang lanjutan kasus pencurian dengan kekerasan yang berujung meninggalnya RAP (71 th) di Pasanea kembali di gelar di Pengadilan Negeri Masohi Kamis 28 Mei 2020.

Sidang yang menghadirkan tersangka AN ( 19 thn) yangh dipimpin lansung Hakim Ketua Rivai Tukuboya, SH dengan Agenda mendengar keterangan saksi berjalan dengan seru, dari 8 orang saksi baik saksi yang meringankan maupun saksi yang memberatkan semua mengarah pada keterlibatan terdakwa Adiman Nurlete (AN) terbukti melakukan tindakan pencurian dan kekerasan bersama-sama di malam hari yang mengakibatkan hilangnya Nyawa RAP (71 thn).

Dari pantauan media ini dilapangan, terdakwa Adiman Nurlete tetap tidak mengakui perbuatannya. oleh karena itu masyarakat dan khususnya keluarga korban meminta Majelis Hakim untuk dapat menghukum terdakwa seberat-beratnya.

Karena terdakwa mencoba menyembunyikan perbuatan kejahatanya bersama-sama dengan terdakwa RT (16 thn) yang sudah dihukum duluan.

ini suatu strategi luar biasa yang diamainkan oleh mereka, dengan harapan hanya sampai di Terdakwa Adiman Nurlete. Sementara fakta fakta dalam persidangan cukup kuat untuk terdakwa Adiman Nurlete berbicara secara jujur.

Dari pembawaan terdakwa yang biasanya girang, sekarang selalu kelihatan memiliki perasaan takut. Ini memberikan pesan bahwa terdakwa sedang menyembunyikan sesuatu.
Dari keterangan saksi mahkota RT, cukup jelas menerangkan tentang keterlibatan tersangka Adiman Nurlete, bahkan kalau dibilang pelibatan RT hanya untuk menutupi tujuan utama.

Keluarga almarhum berpendapat bahwa sangat kecil tujuan mereka mencuri yang berulang sebanyak 4 kali berturut-turut jika tidak ada motif lain dibalik pencurian itu, khususnya terdakwa Adiman Nurlete.

Sehingga keluarga berharap Majelis Hakim yang profesional ini tidak terkecoh dengan drama murahan dari terdakwa.

Menurut Bapak Muhammad Nur Pattilouw (65 thn) yang merupakan adik dari Almarhum RAP bahwa “Kami akan minta kepada Bapak Hakim dan Bapak Jaksa untuk diberikan kesempatan menyampaikan kesaksian tentang penjelasan almarhum di RSUD Masohi khusus kepada kami yang laki laki, harapan kami semoga diberi kesempatan untuk membuat terang kasus ini, sehingga aktor dibalik kasus ini juga dapat diminta pertanggung jawabannya.

“Jadi kita tunggu saja yang pasti sangat berkaitan kuat dengan pelaku dan aktor dalam peristiwa ini,”tutup Bapak Muhammad Nur Pattilouw.(**)

Check Also

Diduga, Terjadi Penyalagunaan ADD/DD Tahun 2019 Di Desa Kaibobo

AMBON,N25NEWS.com- Diduga kuat, terjadi penyalagunaan ADD/DD Tahun 2019 di Desa Kaibobu, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten …