Breaking News

Tiba Di Ambon,Jamaah Haji Di Minta Jadi Teladan Bagi Masyarakat

AMBON,N25NEWS.com – Jamaah haji Maluku asal Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan sebagian dari Buru, Buru Selatan(Bursel) dan Maluku Tenggara (Malra) yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 12 tiba di Kota Ambon, Selasa (26/8) diminta bisa menjadi teladan bagi masyarakat.

Kedatangan ratusan jamaah haji dari Tanah Suci Mekkah ini disambut Sekretaris Daerah Provinsi Makuku, Hamin bin Thahir dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Maluku, Fessal Musaad dan Ketua DPRD Maluku Edwin Huwae yang berlangsung dipelataran asrama haji Waiheru.

Kedatangan ratusan jamaah haji kloter 12 ini disambut dalam acara penerimaan dan penyerahan Jemaah Haji Provinsi Maluku yang ditandai dengan simbolis penyerahan daftar manifex dari Sekda Maluku mewakili Gubernur kepada perwakilan 11 Pemda Kota/kabupaten seMaluku.

Pantauan koran ini dilokasi asrama haji, kedatangan rombongan haji berlangsung dengan antusias masyarakat dan keluarga yang begitu tinggi menyambut kedatangan para tamu Allah. Penyambutan kedatangan Jemaah haji berjalan tertib dan lancar.
Gubernur Maluku dalam sambutan tertulis yang disampaikan Hamin bin Thahir berharap Jemaah haji Maluku yang baru tiba di daerah asalnya, dapat menjadi teladan bagi masyarakat.
Gubernur mengatakan, selama kurang lebih 40 hari para Jemaah haji Provinsi Maluku menunaikan Rukun Islam yang ke-5, yaitu perjalanan Ibadah Haji ke Tanah Suci Makkah Al’Mukaramah.

“Alhamdullilah, puji dan syukur para Tamu Allah dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat dan dalam keadaan sehat wal’afiat. Untuk itu, atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya mengucapkan selamat datang kepada para Jamaah Haji Provinsi Maluku,” kata gubernur.

Tentunya ini, kata gubernur merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri, karena dengan selesainya perjalanan Ibadah Haji, para Jemaah haji saat ini telah menyandang predikat sebagai “Haji dan Hajjah”.
Predikat tersebut, sebut gubernur, memang tidak mudah untuk diraih, karena membutuhkan suatu proses yang panjang dan sangat melelahkan.

“Namun demikian, bapak/ibu telah mampu dan sukses melewati setiap tahapan pelaksanaan syarat sahnya Ibadah Haji dengan baik, dan Insya Allah memperoleh “Haji Mabrur”,” ucapnya.

Untuk itu, Gubernur berharap, dengan sekembalinya para Jemaah haji ke daerah masing-masing, dapat menunjukan sikap, tingkah laku serta pribadinya yang berbeda dari sebelumnya.

Baca juga :   Masa Kepemimpinan Wakun Rahankoly Agama Yabun Masuk Di Negeri Walerang

“Dengan selalu memperlihatkan kehidupan yang Islami, meningkatkan ketaqwaan dan kesalehan, serta menjadi teladan bagi masyarakat di lingkungan sekitar dan bisa memberikan nilai positif bagi pembangunan di Maluku terutama pembangunan mental dan spritual masyarakat kita,” harap gubernur.

Gubernur juga menyampaikan rasa belasungkawa atas berpulannya lima Jamaah Haji Maluku, asal Kabupaten Buru, Maluku Tenggara dan Kabupaten Seram Bagian Timur dan Bursel yang meninggal dunia dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Maluku, menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Saya mengajak kita semua berdoa, semoga Allah Subhanahu Wa’Ta’ala, menerima amal kebaikan dan mengampuni segala dosa-dosa mereka,” ungkap gubernur.

Sebelumnya Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku, Fessal Musaad menyatakan empat orang jamaah haji asal Maluku meninggal dunia. Tapi informasi terakhir yang terupdate dari panitia haji Maluku di Makasar, terdapat penambahan lagi satu jemaah yang meninggal di RS Waihidin Makasar setelah sebelumnya mendapat perawatan medis atas nama Hi Zainudin Renyaan kloter 12 asal Malra yang meninggal diusia lansia.

Sementara tiga lainnya yang meninggal saat menunaikan ibadah di Tanah Suci, Arab Saudi pada musim haji 1440 Hijriah atau 2019.

“Tiga orang yang meninggal di Tanah Suci berasal dari Kabupaten Pulau Buru, Kabupaten Maluku Tenggara, dan Kabupaten Seram Bagian Timur, sedangkan yang meninggal tadi malam di Asrama Haji Makassar tanggal 26 Agustus asal Buru Selatan,” katanya.

Dijelaskan, kedatangan atau pemulangan haji asal Maluku dimulai Selasa dengan kedatangan pertama kloter 12 dengan membawa haji asal Kabupaten Malteng, Buru Malra dan Bursel
Sedangkan pada Rabu (28/8) akan datang jamaah haji yang tergabung dalam kloter 13 dan 14 yang berasal dari Kota Ambon, sebagian Buru, Maluku Tenggara Barat, Maluku Barat Daya, Kota Tual, Seram Bagian Timur, dan Seram Bagian Barat.
“Jadi semua jamaah haji asal Maluku yang tergabung pada kloter 12,13, dan 14 berjumlah 1.272 orang,” ujarnya.

Dengan demikian, kata Fessal, prosesi ibadah haji yang membutuhkan waktu yang panjang yakni kurang lebih 40 hari telah selesai.

Reporter : Gali M

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Kemenag Maluku Gelar Bimtek Simponi

AMBON,N25NEWS.com –  Kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Maluku melalui Bidang Bimais Islam melaksanakan Bimtek …