Breaking News

Tidak Hargai DPRD, Walikota Diminta Copot Kadis Pendidikan

AMBON,N25NEWS.COM – Lagi-lagi sikap tidak menghargai terhadap lembaga DPRD kembali ditunjukan Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Fahmi Sallatalohy. Untuk itu Walikota Ambon Ricard Louhenapessy diminta segera mencopot yang bersangkutan dari jabatannya.

Permintaan evaluasi sekaligus mencopot Kadis Pendidikan lantaran Fahmi Sallatalohy dinilai tidak menghargai DPRD Kota Ambon selaku lembaga perwakilan rakyat atas undangan rapat dan ini bukan saja baru sekali tapi sering kali. Demikian permintaan disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Rustam Latupono pada awak media dibalai rakyat Belakang Soya Ambon, Selasa(7/5/2019).

Latupono dengan tegas mengatakan, bahwa Fahmi Sallatalohy telah melakukan pelecehan terhadap lemabaga DPRD dengan tidak menghadiri rapat dengan komisi II dan itu bukan yang baru pertama kalinya tetapi sering kali dilakukannya.

“Ini kenapa dia (Kadis red) tidak mau hadir dalam rapat-rapat, ini berarti dia sudah tidak menghargai DPRD, sehingga bagaimana DPRD mau melakukan pengawasan kalau dia sendirinya saja tidak pernah hadir dan alasannya apa,”tegas Latupono.

Akibat merasa dilecehkan fungsi dan peran DPRD, selaku Wàkil DPRD dari fraksi partai Garindra Latupono meminta Walikota untuk segera melakukan evaluasi sekaligus mencopot Fahmi Sallatalohy dari jabatan Kadis Pendidikan Kota Ambon.

Menurutnya. Bagaimana pendidikan di Kota Ambon jika Kadisnya tidak bersinergi dengan DPRD, contohnya masih banyak persoalan pendidikan yang sampai saat ini juga belum tuntas, termasuk persoalàn proyek RKB SMP Negeri 2 Ambon dan persoalan guru-guru SD yang juga belum diselesaikan
Oleh karena itu, Fahmi Sallatalohy dinilai gagal dan tidak mampu mengatasi berbagai persoalan pendidikan, sehingga tidak pengembangan dan perubahàn pendidikan di Kota Ambon.
Sebelumnya pernyataan yang sama juga pernah disampaikàn Sekretaris Fraksi PDIP
Lucky Upulatu Nikijuluw yang juga anggota Komisi III DPRD Kota Ambon yang meminta Walikota untuk mengevaluasi kinerja Kadis Pendidikan
Dimana Sallatalohy dinilai tidak menghargai DPRD Kota Ambon selaku lembaga perwakilan rakyat. Pasalnya, berbagai masalah menyangkut pendidikan di Kota Ambon yang disampaikan anggota DPRD tidak pernah digubris. Bahkan tidak menghargai setiap aspirasi masyarakat yang didapat anggota DPRD saat menjalankan masa reses.

Baca juga :   "Bandel" DPRD Kembali Desak Walikota Copot Kadis Pendidikan Ambon

Kata Upulatu, masalah pendidikan adalah persoalan mendasar guna mengembangkan kehidupan generasi. Sebagai kadis, Salatalohy semestinya peka terhadap masalah-masalah yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan, di Kota Ambon.

“Kadis Pendidikan itu tidak menghargai aspirasi rakyat. Kami mendapat banyak problem saat reses, namun setiap persoalan tersebut disampaikan, dia terkesan cuek dan tidak mau menindaklanjutinya,” ujar Upulatu.

Dia meminta, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menegur Kadis Pendidikan Kota Ambon tersebut. Bila perlu diberikan pembinaan agar yang bersangkutan bisa peka terhadap berbagai problem di dunia pendidikan.
Dia mengatakan, pentingnya pendidikan untuk generasi bukan saja sebatas memberikan pengetahuan, namun lebih dari itu adalah memberikan pelajaran penting lainnya, termasuk merespon berbagai problem yang disampaikan masyarakat.

“Jadi kalau ada masalah dibidang tersebut, khususnya di Kota Ambon harus secepatnya mendapat respon, bukan dibiarkan berlarut tanpa penyelesaian,” jelasnya.

Terkait dengan hal tersebut Ketua Komisi II Jhony Mainake yang dikonfimasi awak media juga mengatakan dukungan yang sama seperti yang disampaikan Latupono dan anggota DPRD Kota Ambon lainya yang meminta Walikota melakukan evaluasi terhadap kinerja Kadis Pendidikan.
Meskipun diakuinya sebelumnya yang bersangkutan juga sering hadir dalam rapat komisi II, namun entah kenapa akhir-akhir yang bersangkutan kembali tidak menghargai undangan Komisi II.

Reporter : Rohim

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Pelayanan JCH Maluku- Embarkasi Makasar Dipastikan Gunakan Lion Air

AMBON,N25NEWS.COM – Harga tiket pesawat dan tingkat pelayanan Jemaah Calon Haji (JCH) ditahun kemarin, maka …