Breaking News

TIMPORA Malteng Resmi Dikukuhkan

MASOHI,N25NEWS.COM – Pembentukan dan Pengukuhan Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA), tingkat Kabupaten Maluku Tengah dan tingkat Kecamatan se-Kabupaten Maluku Tengah, resmi dikukuhkan oleh Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua, yang bertempat di Lounussa Beac Resort, Senin (18/3/2019).

Pengukuhan tersebut dihadiri oleh, Kepala Imigrasi kelas I TPI Ambon, Kepala Devisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham Maluku dan sejumlah pimpinan OPD serta camat se-Kabupaten Maluku Tengah.

Sambutan tertulis Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua, yang dibacakan oleh Assisten II Setda Malteng M. Bahrum Kalauw menjelaskan, pembentukan serta pengukuhan TIMPORA tingkat Kabupaten Maluku Tengah dan TIMPORA Kecamatan se-Maluku Tengah merupakan bagian Integral yang penting untuk mengoptimalkan sinergitas di antara berbagai instansi Pemerintah yang terkait dengan permasalahan dan pengawasan orang asing. “Hal ini juga sekaligus untuk meningkatkan penegakan hukum pada Bidang Keimigrasian,” kata Tuasikal.

Menurutnya, sebagai Pemerintah di Daerah pihakya sangat optimis, dengan adanya TIMPORA yang dibentuk ini mampu mengemban tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan sebagai TIMPORA tingkat Kabupaten dan Kecamatan.

“Yang pasti diatas pundak saudara-saudara selaku TIMPORA yang dikukuhkan saat ini, terpikul tanggung jawab yang luas dan berat untuk menegakan hukum, menjaga keamanan negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Daerah ini,” pungkas Tuasikal.

Ia menjelaskan, sebagaimana telah dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, khususnya pada Pasal 69 ayat 1, mengamanatkan agar pengawasan orang asing dilakukan secara terkoodinir di antara instansi Pemerintah yang terkait dengan orang asing melalui Pembentukan dan Pengukuhan Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) baik tingkat pusat, tingkat Kabupaten/Kota maupun tingkat Kecamatan.

Ditambahkannya, sejalan dengan itu telah ditetapkan Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2016 tentang Bebas Visa Kunjungan bagi wisatawan asing. Dengan kebijakan tersebut saat ini telah bertambah jumlah negara-negara subjek Bebas Visa Kunjungan ke Indonesia menjadi 169 negara.

Lanjut Tuasikal, kebijakan ini dimaksud untuk memberikan kemudahan perlintasan orang asing atau para wisatawan untuk masuk dan keluar Indonesia.

“Apabila kita bijaksana dalam memahami berbagai peraturan perundang-undangan tersebut pasti akan nampak kalau Pemerintah pada satu sisi mengupayakan peningkatan perekonomian bangsa dengan memberikan kemudahan kepada orang asing untuk berkunjung atau bekerja di Indonesia terutama pada sektor pariwisata,” terangnya.

Oleh karena itu, dengan mengacu pada tujuan pembentukan dan pengukuhan TIMPORA, perlu dipahami bahwa selaku TIMPORA yang telah dibentuk serta dikukuhkan hal ini merupakan elemen penting dan strategis dalam melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing yang ada di tingkat Kabupaten maupun wilayah kecamatan masing-masing di Malteng.

Tuasikal berharap, dengan adanya TIMPORA ini kiranya selalu ada koordinasi rutin antara instansi yang berhubungan dengan keberadaan dan kegiatan orang asing di Kabupaten Maluku Tengah.

“Hal ini perlu saya kemukakan mengingat Kabupaten Maluku Tengah khususnya Kecamatan Banda dan beberapa Kecamatan Iainnya yang memiliki panorama dan pesisir pantai yang sangat indah sehingga telah menjadi destinasi Wisata oleh para Wisatawan asing,” tegasnya.

Reporter : Mendy S

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Pariera,Hasil Konferda Dan Konfecab PDI.Perjuangan Provinsi MalukuAkan Di Evaluasi

AMBON,N25NEWS.COM-Konferda dan Konfercap Partai Demokrasi Perjuangan (PDI.P) Se Provinsi Maluku digelar di Gedung Baileo Siwalima …