Home / Politik / Timsel Zona II Buka Seleksi Calon Anggota KPU,Pattilouw : Seleksi Sesuai Kompetensi

Timsel Zona II Buka Seleksi Calon Anggota KPU,Pattilouw : Seleksi Sesuai Kompetensi

AMBON,N25NEWS.COM -Tim Seleksi (Timsel) yang tergabung dalam zona II calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan kesempatan bagi masyarakat Maluku mengikuti seleksi sebagai calon anggota KPU dilima Kabupaten/Kota priode 2018-2003. Ketua Timsel  Dr Djuhfri Raya Pattilouw menandasakan, bahwa proses seleksi  calon anggota KPU sesuai kompetensi dan tidak ada nopotisme

Kelima kabupaten/kota yang termasuk dalam Zona II meliputi, Kota Ambon, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Kota Tual, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan Kepuluan Aru.

Dalam keterangan perss pada wartwan di lantai II Hotel Amans Mardika, Sabtu(3/11)  Ketua Timsel Zona II Dr Djuhfri Raya Pattilouw menjelaskan, pembukaan seleksi calon anggota KPU Kabupaten/Kota Privinsi Maluku surat pengumuman nomor 01/ PP.06-Pu/81/Timsel II/XI/2018 tentang pendaftaran calon anggota KPU Kabupaten/Kota Provinsi Maluku.

Dikatakan pendaftaran rencannya akan dibuka pada tanggal 05 November dan ditutup pada tanggal 11 November, pendaftaran dapat dilakukan melalui oneline dengan alamat timsel2calonanggota@gmail.con atau lewat pengiriman POS dengan alamat Hotel Amans Inn lantai 2 pantai Mardika nomor 53B.

Dimana seluruh dokumen persyaratan harus wajib dilengkapi dan dibuat dalam bentuk hardcopy sebanyak dua rangkap yang terdiri dari asli dan fotocopy yang nantinya dimasukan dalam amplop warna coklat dengan mencantumkan nama calon dan Kabupaten/kota, pada pojok kanan atas map yang kemudia diserahkan langsung ke kantor sekretariat timsel calong anggota KPU di Hotel Amans dengan batas waktu paling lambat tanggal 11 November.

Dijelaskan, syarat umum bagi setiap calon seleksi berwarga negara Indonesia, dengan usia paling rendah 30 tahun, setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

Memiliki integritas, berkepribadian  yang kuat, jujur dan adil, serta memiliki pengetahuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggara pemilu, ketatanegaraan dan kepartaian.

Dengan latar belakang pendidikan paling renda SLTA atau sederajat dan berdomisli di wilayah Kabupaten/Kota yang dibuktikan dengan KTP elektrik dan mampu secara jasmani, rohani serta bebas dari penyelahgunaan narkoba.

Bagi setiap calon seleksi dari partai politk harus bisa mengundurkan diri dari partai politik paling lambat lima tahun saat dibukanya pendaftaran  yang disertai dengan surat pengunduran diri dari keanggotaan partai, sama halnya bagi calon dari PNS dan BUMN/D. Termasuk dari kepengurusan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum dan tidak jika terpilih sebagai anggota KPU yang dibuktikan dengan surat pernyatan.

Setiap calon juga tidak pernah dipidana penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang memilik kekuatan hukum tetap dengan ancaman penjara lima tahun. Bersedia bekerja penuh waktu yang dibuktikan dengan surat pernyataan.

“Calon juga diminta agar tidak bersedia menduduk jabatan politik, pemerintah atau BUMN/D selama masa keanggotaan jika nantinya terpilih sebagai anggota KPU, termasuk tidak memiliki status perkawinan dengan sesamaan anggota penyelenggara pemilu,”pintanya.

Selain itu yang harus diperhatikan lanjut Pattilouw, setiap calon belum pernah diberhentikan tetap atas dasar putusan dewan kehormatan penyelenggara pemilu dan belum pernah menjabat sebagai anggota KPU Provinsi maupun Kabupaten/kota selama kurun waktu dua priode.

Oleh Gali M

 

About admin

Check Also

Bawaslu Deklarasi Damai, Ciptakan Pemilu Bersih

AMBON,N25NEWS.COM – Memasuki pentahapan kampanye dalam menciptakan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 yang bersih dan …