Total Pagu Anggaran 2017 Bersumber Dari APBD/APBN

AMBON,N25NEWS.COM  – Pencapaian target pembangunan daerah sebagaimana telah ditetapkan pada RPMD Provinsi Maluku tahun2018/2019.

Pada sisi yang lain secara substansi rapat ini diharapkan untuk mengetahui  sejauh mana realisasi APBD/APBN ,samai RPMD Provinsi Maluku baik dari sisi penerapan anggaran serta pencapaian kinerja outputnya yang berkaitan dengan capaian indikator.

Rony Tairas, Staf Ahli Gubernur Maluku  menyampaikannya pada rapat evaluasi anggaran APBD/APBN Triwulan IV Dan Rencana Penyerapan Anggaran Tahun 2018 di lantai VI Gubernur Maluku,senin (27/03/2018).

Olehnya dikatakan bahwa pagu anggaran pembangunan daerah provinsi Maluku sehingga dapat diambil langkah- langkah srategis sebagai dorongan atau koreksi yang kontruksif .

Lebih lanjut Tairas menyebutkan untuk optimalisasi pembangunan tahun 2018 maupun pembangunan daerah tahun 2019 baik APBD maupun APBN pelaksanaan APBD provinsi Maluku sampai triwulan ke IV tahun 2017 dimana APBD Provinsi Maluku pada sisi belanjanya dibulatkan sebesar Rp.3,18 Triliun yang terdiri dari belnja langsung  dan belanja tidak langsung.

“Untuk belanja langsung terdiri dari Rp.1,54 Triliun dengan realisasi 1,27 Triliun atau 82,53 persen. Sedangkan belanja tidak langsung sebesar Rp.1,83 Triliun,dengan realisasi sebesar 1,52 Triliun,atau 92,98 persen sehingga total keseluruhan belanja realisasi pagu yang dimiliki sebesar 2,72 Triliun atau 87,90 persen,” pungkasnya.

Baca juga :   Harga Bawang Naik Akibat Tingginya Permintaan

“Sehingga, Dalam rangka percepatan akselerasi pembangunan didaerah pada 2017 kita juga menerima alokasi APBN sebesar Rp.7,45 Triliun,yang terdiri dari kantor pusat sebesar Rp.1,98 Triliun,dengan realisasi 1,82 Triliun,atau 91,91 persen dan dilaksanakan oleh 31 satker  pemerintah daerah sebesar 5,22 Triliun dengan realisasi sebesar 4,63 Milyar atau 92,23 persen,” Tambahnya.

“Untuk itu Diskonsentrasi sebesar Rp.142,11 Milyar relisasi 130,78 Milyar atau 92,3 persen dilaksanakan oleh 61 satker, tugas bantuan 301,86 Milyar dengan realisasi Rp.284,73 atau 82,39 persen dan dilaksanakan oleh 76 satker baik provinsi maupun kabupaten/kota. Urusan bersama pagu sebesar  Rp.6,79 Milyar realisasi sebesar 6,59 Milyar atau 97,05 persen,” tandasnya.

Menutupnya, dirinya mengatakan Total pagu APBN yang dimiliki tahun 2017 anggaran pada setiap program yang bersumber dari APBD/APBN maka angat diharapkan memiliki implikasi pada pencapaian target pembangunan daerah tahun berjalan. Capaian indikator makro ekonomi pada 2017 yaitu pertumbuhan ekonomi sebesar 5,51 persen tingkat inflasi 0,78 persen ,tingkat kemiskinan 18,29 persen, pengangguran 9,29 persen.

“Pencapaian target makro ekonomi kita dapati pada tahun 2017 pada umumnya mengalami perbaikan atau peningkatan dari tahun – tahun sebelumnya,”tutupnya. (Aris Wuarbanaran)

Check Also

Natal Dan Tahun Baru Usai,Harga Cabai Di Pasar Ambon Mulai Turun

AMBON,N25NEWS.com-Harga cabai pada pasar tradisional di Kota Ambon mulai turun secara bertahap,usai Natal dan Tahun …