Breaking News

Tudingan KPK Lirik Siong Tidak Sesuai Fakta Bukti

AMBON,N25NEWS.COM – Tudingan  Jaksa Korupsi (KPK) RI Takdir Suhan lewat pernyataan disalah satu media cetak lokal yang melirik Direktur Utaman(Dirut) PT Dharma Indah Jony de Quelju alis Siong dalam pemberian gratifikasi sebesar Rp 600 juta kepada terdakwa La Masikamba mantan Kepala KPP Prataman Ambon tidak sesuai fakta bukti yang sebenarnya.

Pasalnya dalam proses pemeriksaan oleh tim penyedik KPK secara pembuktian Siong telah menyerahkan bukti pinjaman dan setoran dari Bank, baik itu bukti transfer dan bukti transfer pengembalian sebesar Rp 50 juta dari La Masikamba, tidak termasuk pinjaman Rp 10 juta yang belum dikembalikan dengan total keseluruhan pinjaman sebesar Rp 60 juta.

Dari bukti transfer setoran dan pengembalian, oleh pihak penyedik KPK setelah dicocokan dengan pihak Bank ternyata semua alat bukti sesuai dengan data yang ada di Bank.

Anehnya dalam pernyataan Jaksa KPK Takdir Suhan disebutkan Sion diduga terlibat pemberian gratifikasi sebesar Rp 600 juta kepada La Masikamba.
Sementara dalam persidangan tipikor beberapa waktu lalu yang dipimpin Hakim Ketua Tarigan dalam agenda mendengar keterangan para saksi salah satunya Sion tidak ada disebut gratifikasi sebesar Rp 600 juta, sehingga yang menjadi pernyataan dari mana Jaksa KPK bisa menyebut angka 600 juta atau ini hanya opini media yang sengaja mau dibesar-besarkan.

“Waktu saya diperiksa tim penyedik KPK, saya sudah serahkan semua barang bukti berupa bukti pinjaman sebesar Rp 50 juta yang ditanda tangani La Masikamba bermeterai 5000, termasuk bukti transfer penyetoran dan pengembalian, ada juga pinjaman Rp 10 juta untuk pengobatan orang tua dari La Masikamba yang menderita sakit kanker dan uang tersebut yang belum dikembalikan, selanjutnya setelah dicocokan kepihak Bank oleh tim penyedik ternyata semuanya sesuai bukti dan besar uang yang dipinjamkan dengan total seluruhnya Rp 60 juta,”ujar Sion setelah dikonfirmasi lewat telepon selulernya, Kamis(2/5/2019).

Ia juga menyangkan pernyataan Jaksa KPK yang menyebut dirinya hanya modus dalam memberikan alasan, sementara apa arti tim penyedik KPK yang telah mengambil alat bukti, sebagai alasan dirinya berani meminjamkan uang ke La Masikamba.

“Lo kenapa mereka tidak menyebutkan barang bukti yang mereka ambil dari saya,.lalu dari mama mereka bisa menyebut Rp 600 juta,.sementara yang saya pinjamkan hanya totalnya Rp 60 juta,”herannya

Meskipun demikian dirinya mengakui ada beberapa saksilainnya yang juga diperiksa dan hadir dalam persidangan, namun merka tidak bisa menunjukan alat bukti pinjaman seperti yang dimiliki Siong.

Namun terkait kasus pajak kata bos PT Dharma Indah kalau dirinya bukan salah satu pengusaha yang tersangkut dengan persaoalan pajak, lantaran perusahan yang diguliti Siong merupakan salah perusahan yang patuh pajak, sehingga tidak ada sangkut paut dengan persoalan pajak.

“Jadi soal pinjaman saya ke La Masikamba tidak ada sangkut pautnya dengan kasus pajak yang dialami yang bersangkutan.

Reporter :Gali M

Editor : Redsksi

About admin

Check Also

LAMI Maluku Tantang Kejati Usut Kejahatan BWS

AMBON,N25NEWS.COM – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku ditantang usut dugaan kejahatan dan tindakan yang merugikan …