Breaking News

Sudah Dipastikan Gubernur Lepas JCH Maluku

AMBON,N25NEWS.COM -Sudah dipastikan Gubernur Drs Hi Murad Ismail akan melepas 1.272 Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Maluku.

Kepastian pelepasan sesuai pertemuan Kakanwil Kemenag Maluku Fesal Musaad yang didampingi Plt Karo Kesra Setda Maluku Drs A.H Muhammad belum lama ini diruang kerja Gubernur Maluku, telah disepakati jadwal pelepasan pada, Sabtu(13/7) sehari sebelum keberangkatan JCH Maluku menuju embarkasi Makasar.

“Itu kan kemarin, dalam pertemuan pak Kanwil dengan pak Gubernur sudah disampaikan kepastian waktu pelepasan tanggal 13 Juli bulan ini dan itu sudah final,”ucap Plt Karo Kesra Setda Maluku usai menghadiri pertemuan panitia haji Maluku dan pihak maskapai penerbangan Lion Air diruang kerja Kabag TU Kanwil Kemenag Maluku, Jumat(28/6/2019).

Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih 180 menit kata Muhammad, bahwa keinginan untuk melepas JCH Maluku, membuat Gunernur harus menunda kenjungan kerja (kunker) ke luar negeri, hanya demi kepentingan umat dalam menunaikan ibadah haji.

Bukan hanya itu, kehadiran untuk melepas JCH juga merupakan hal pertama sebagai Kepala Daerah yang baru menjabat kurang lebih enam bulan sebagai Gubernur Maluku, sekaligus awal operasinya banguna asrama haji.
Untuk itu dirinya meminta agar semua skejul agenda pelepasan dapat ditata dan diatur dengan baik, sehingga proses pelepasan dapat berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan kita bersama.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Kabag TU Kanwil Kemenag Maluku Jamaludin Bugis, Kakamenag Kota Ambon Dra Zein Firdaus Kaisupy dan Kabid Mapenda Yaser Rumadaul termasuk Kabid PHU Yamin S.Ag juga membahas berbagai langkah yang akan diambil dalam kegiatan pelapasan JCH, baik secara kesiapan internal asrama haji, keamanan, maupun orang-orang yang terlibat dalam mengisi acara pelepasan.

Baca juga :   Bimas Islam Kemenag Laksanakan Penyusunan Anggaran 2020

Bahkan juga disinggung adanya kaloborasi kesenian totobuang dan hadrat dalam penjemputan Gubernur.
Terkait dengan pertemuan lanjut Kabid PHU yang dikonfirmasi menjelaskan, pertemuan merupakan agenda rapat pemantapan tahap kedua yang membahas tentang kesiapan dan hasil keputusan dari pihak Kemenag pusat yang menyangkut dengan adanya perubahan.

Dimana dalam perubahan tersebut, Maluku tidak termasuk dalam sistim perubahan, baik itu perubahan keberangkatan maupun pemulangan, baik itu keberangkatan jemaah dari embarkasi Makasar ke Jedah maupun sekembalinya dari Jedah ke Makasar.

Dengan demikian jadwal keberangkatan JCH Maluku yang sudah dipastikan akan dilepas Gubernur pada, Sabtu(13/7) dan keesokan harinya akan bertolak menuju embarkasi Makasar.

“Itu hanya selisi waktu saja, sampai ke hari tidak semuanya tetap,”ungkap Yamin.

Pernyataan Yamin sekaligus mengklarifikasi beberapa pemberitaan media yang menyebutkan pelepasan JCH Maluku pada tanggal 14, tapi seharusnya pada tanggal 13.

Sementara tanggal 14 itu jadwal keberangkatan JCH menuju Makasar dengan menggunakan maskapai penerbangan Lion Air dengan pelayanan full service, lantaran menggunakan sistim carter.

Ia menambahkan, transpotasi yang digunakan mengantar JCH Maluku menuju bandara internasional Pattimura menggunakan 11 unit bis milik Pemda Maluku dan pihak swasta. semuanya demi kelancaaran proses keberangkatan JCH.

Reporter :Rohim

Editor :Redaksi

About admin

Check Also

Kemenag Maluku Gelar Bimtek Simponi

AMBON,N25NEWS.com –  Kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Maluku melalui Bidang Bimais Islam melaksanakan Bimtek …