Home / Pendidikan / Untuk Siswa Maluku, BSM Memberi Lebih
Ketua MKKS Kota Ambon, Drs.Jantje. S.R.Mahulette

Untuk Siswa Maluku, BSM Memberi Lebih

AMBON,N25NEWS.COM – Sahabat Edukasi, Penanggulangan Kemiskinan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) telah mencanangkan program Bantuan Siswa Miskin (BSM).

Pasalnya, Program BSM berbeda dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah. Kini BSM hadir sebagai program nasional yang bertujuan untuk mengurangi halangan siswa miskin berpartisipasi untuk bersekolah.

Dengan membantu siswa miskin memperoleh akses layanan pendidikan yang layak, mencegah putus sekolah serta menarik siswa miskin untuk kembali bersekolah lagi.

Bukan hanya di wilayah barat, Indonesia timur seperti wilayah kepulauan Maluku, juga menerima BSM tersebut.

Sejumlah sekolah baik ditingkat SD, SMP dan SMA bahkan perguruan tinggi pula menerimanya.

Hal ini kemudian dibenarkan Oleh Kepala  Sekolah SMP Negeri 6 Ambon sekaligus menjabat sebagai ketua MKKS Kota Ambon, Jantje Mahulette saat ditemui N25NEWS.COM, (02/03) lalu diruang kerjanya.

Selain mendukung komitmen pemerintah untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan, BSM juga memberi Lebih dari sisi ekonomi Keluarga.

Menurutnya, BSM ini merupakan bantuan langsung kepada siswa dan bukan beasiswa, berdasarkan kondisi ekonomi siswa dan bukan berdasarkan prestasi (beasiswa) dengan  mempertimbangkan kondisi siswa, sedangkan beasiswa diberikan dengan mempertimbangkan prestasi siswa.

Sama halnya BSM ini telah diterima oleh ke 40 siswa SMP Negeri 6 Ambon.

Sejumlah Bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat RI, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang ditaksir Sebesar Rp 550.000/tahun untuk jenjang SMP dan MTs kini juga telah diterima langsung ke 40 siswa ini dengan mekanisme yang diatur oleh pihak pemberi Bantuan.

“Terkait mekanismenya, kami pihak sekolah tak punya wewenang untuk memberikan. BSM di beri langsung ke tangan para siswa guna mencegah terjadi kecolongan dari pihak sekolah sendiri, bisa saja demikian. Jadi kita pihak sekolah hanya membawa anak-anak dan mengarahkan mereka saja. Proses selanjutnya, kita serahkan pada pemberi Bantuan,” pungkasnya.

Sehingga, pihaknya berharap Program BSM  mendukung komitmen pemerintah untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan di Kabupaten/Kota miskin dan terpencil serta pada kelompok marjinal,” tutupnya. (Amy Latuny)

About admin

Check Also

JPKP Maluku Tuding Ada Korupsi Berjemaah Di Kemenag Maluku

JAKARTA,N25NEWS.COM – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) wilayah Maluku menuding ada indikasi korupsi berjamaah di …