Home / Ekonomi / Urusan Pangan Dunia, Maluku Jadi Sorotan Utama PBB

Urusan Pangan Dunia, Maluku Jadi Sorotan Utama PBB

AMBON,NEWS.COM – Maluku menjadi tujuan utama kunjungan kerja dari Dewan PBB untuk urusan Pangan dunia, dikarenakan Maluku termasuk wilayah Indonesia yang berada di bagian wilayah timur yang jauh dari pusat pemerintahan yang notabene sangat terlambat dalam sisi penyaluran untuk menjangkau daerah ini yang secara geografis merupakan daerah kepulauan.

Dalam kunjungan untuk bagaimana pemantauan pemenuhan hak pangan masyarakat, ketua tim Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) terhadap Hak Atas Pangan Hilal Elver dalam pandangannya bahwa Beras itu merupakan komuditas komsumsi utama daripada masyarakat Maluku ternyata tidak,bahwa Maluku punya pangan lokal yang cukp banyak seperti sagu,jagung dan ubi-ubian serta pisang.

Saat ditemuinya di lantai 2 Kantor Gubernur Maluku mengenai kujungan Dewan Pangan PBB ini Kepala Biro (Karo) Hukum Setda Provinsi Maluku, Hendrik Far-Far mengatakan kepada awak media bahwa diservikasi terhadap pangan lokal kita jadi Beras itu merupakan komuditas makanan utama kita di Maluku, teristimewa kita adalah pulau-pulau kecil.

“Tadi sudah dijelaskan bahwa wilayah pengembangan sawah itu itu berada pada pulau Buru dan pulau Seram karena dikedua pulau ini kan pulaunya besar dan irigasinya memungkinkan dan oleh sebab itu kita kan bagian daripada masyarakat Indonesia yang harus mendukung program ketahan pangan nasional,”jelasnya.

Pemerintah telah merancang seluruh program terkait dengan bagaimana intensifikasi dari pertanian kita khususnya di peningkatan padi,ada saran dari Hilal Elver bagaimana kalau di sector kita Maluku di isi dengan perkebunan cengkeh dan pala yang sudah kita miliki itu perlu ditingkatkan dan dikembangkan,agar berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

Kunjungan yang dilakukn ini bahwa apakah masyarakat kita itu betul-betul mendpatkan hak pangan sebagai bagian hak asasi manusia,sudah dijelaskan secara teknis baik dari Bapeda maupun sector-sektor terkait lainnya dan pertemuan itu dapat disimpulkan bahwa sebenarnya petani kita di Maluku ini ada punya akses yang memiliki tanah walaupun tidak dalam jumlah yang besar.

“Bersyukur petani kita memiliki akses untuk bertani, ada juga bantuan-bantuan Pemerintah dalam rangka program pemberdayaan di sector masing-masing,karena petani kita dibidang perkebunan ternyata pendapatannya besar dibanding sekedar membangun sawah, begitupun dengan nelayan kita pendapatannya lebih besar dibanding petani sawah,”tandasnya.(Aris Wuarbanaran)

About admin

Check Also

Halim Daties : Tindak Pidana Korupsi Momok Yang Menakutkan

AMBON,N25NEWS.COM-Tindak pidana korupsi merupakan momok yang sangat menakutkan bagi aparat pemerintahan,kemuadian munculnya berbagai atauran tentang …