Home / LIFESTYLE / Usai Jadi Juri PPTN, Sekar Buka Soal Film Kolaborasi

Usai Jadi Juri PPTN, Sekar Buka Soal Film Kolaborasi

AMBON,N25NEWS.COM – Kolaborasi Indonesia Jepang dalam sebuah film layar lebar “The Man From The Sea” berlatarkan laut Aceh sebagai wisatanya, rencananya akan di rilis dalam pertengahan tahun 2018.

Diperankan oleh aktris indonesia, Sekar Sari dan Adipati Dolken, yang di gembleng langsung oleh sutradara berkebangsaan Jepang, Koji Fukada untuk bermain bersama para aktris/aktor Jepang lainnya., Membuat Sekar Sari, perempuan berparas cantik (29) tahun ini, harus belajar menjadi orang Aceh.

Kemudian di iyakannya, kepada N25NEWS.COM, (24/02) kemarin usai menjadi salah satu juri dalam sebuah ajang bergengsi Grand Final Putra dan Putri The Natsepa 2017, pada Ballroom Convention The Natsepa and Resort, Kecamatan Salahutu Desa Suli, Kabupaten Maluku Tengah.

Rupanya, peran yang didapatkan oleh gadis perawakan Jawa ini, ialah menjadi perempuan Aceh. Anak muda yang periang, punya semangat tinggi untuk belajar.

Menurutnya, peran ini sangat pantas untuk dirinya. Oleh karena berdasarkan kacamata sejarah, Aceh punya sejarah perjalanan panjang dimana dahulu adalah daerah konflik, dan bencana Tsunami beberapa belasan tahun lalu.

“Nah, inilah yang menjadi peran saya mendalaminya sebagai seorang yang kuat disamping jalani hari yang ceria hanya dengan belajar,” pungkas Sekar.

Sedangkan soal bahasa, cakapnya bahasa yang digunakan didalam film ‘The Man From The Sea’ sendiri ada 4 dialeg yakni Bahasa Jepang, Bahasa Inggris , Indonesia serta dialeg Aceh Khusunya.

“Jadi kalau kita eksplane ke talent bahasa Aceh , ya harus kita gunakan bahasa tersebut. Jadi yah, dicampur. Ini cukup cellenjik, tapi asyik kayak ada banyak rasa dalam komposisinya,” tandasnya.

Dalam track recordnya, Ini merupakan film panjang Sekar yang ketiga kalinya setelah Siti (2014) dan The Carousel Never Stop Turning (2017) juga beberapa film pendek lainnya yang telah mentenarkan namanya sejak 2010 silam.

Ketika ditanyai soal proyek film lagi kedepan, Sekar menyatakan belum tahu.

“Kalau udah ada ntar di share,” ucapnya.

Fakta selain sebagai bintang film, Sekar juga rupanya masih membidangi ahli menari Kontemporer. Tapi spirit dan akar-akarnya ialah tari tradisional pada independen insorcer.

“Selain karya tulis, pengennya saya di kembangkan pada karya audio visual pula, sebab lebih mudah di serap pengetahuannya saat di distribusikan informasinya lebih dipahami,” tutupnya.  (Amy Latuny)

 

 

About admin

Check Also

Mulyani Goes To Ambon : Saing Musik Kancah Global Butuh Vondasi

AMBON,N25NEWS.COM – Musik dalam Kancah pembangunan manusia serta persaingan tanah air maupun global, kini membawa …