Usemahu,Dana Desa Untuk Penanggulangan Kemiskinan Sangat Seksi.

AMBON,N25NEWS.com-Dana Desa (DD) untuk penanggulangan kemiskinan,dengan jumlahnya yang begitu spektakuler (tiap tahun mengalami kenaikan) maka dapat dikatakan dana desa sangatlah seksi sekali.

“Desa di berikan tanggung jawab guna mengelola dana yang begitu besar,maka sudah barang tentu perlu adanya peningkatan kapasitas SDM dari pada kepala desa dan aparatur desa ,sehingga penanganan DD bisa berkualitas,”ungkap Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Maluku Ismail Usemahu,kepada awak media di Ambon belum lama ini.

Lebih lanjut ia mengatakan,selama ini belum ada interfensi ke desa hingga menyebabkan desa masih sangat tertinggal,dimana dari 1.198 desa di Maluku,baru 84 desa yang masuk dalam katagori desa maju dan mandiri baru 10 desa.

“Untuk desa maju ada 84,desa mandiri ada 10 desa,kemudian desa berkembang itu juga banyak,sedangkan desa tertinggal itu setengah dari jumlah desa di Maluku,”jelas Usemahu yang juga adalah Kadis PUPR ini.

Selain itu,Usemahu menandaskan,penyaluran dana desa (DD) atau Alokasi Dana Desa (ADD) dari pemerintah pusat,yang selama ini memang menjadi salah satu upaya dalam percepatan pembagunan desa.Meski begitu,ia mengaku DD yang dikucurkan itu tidak serta merta bisa menjadikan desa menjadi maju.

Baca juga :   BPC HIPMI Kota Ambon Melakukan Silaturahmi Dan Konsolidasi

Adapun,kata Usemahu,pengelolaan dana desa sangat membutuhkan sinergitas,koordinasi dan kolaborasi dari tingkat desa,kecamatan,kabupaten/kota provinsi hingga pusat,agar percepatan pembangunan di desa bisa berjalan baik.

“Harus bersama-sama dan kita harus mempunyai data desa yang lengkap,misalnya ada desa tertinggalnya dimana,apakah infrastruktunya,pelayanan dasarnya,atau perekonomiannya bagaimana itulah yang harus dilihata,”kata Usemahu.

Sementara itu,terkait dengan pendamping,adalah hal yang ironis terjadi dimana pengelolaan DD belum efisien,sebab terjadi dilapangan ada beberapa hal yang bisa dikatakan gampang-gampang susah,dimana ada ego yang bermacam-macam di desa yang sangat luar biasa.

“Memang kita harapkan pendamping desa bisa bekerja sama dengan kepala desa aparatur desa untuk melihat mana yang menjadi prioritas yang harus dilaksanakan oleh desa,”tandasnya.

Oleh karena itu semua program di desa berhasil kalau pendamping desa,kepala desa dan aparatur desa ada chemstrnya,maka itulah dinamika dilapangan seperti itu.

Reporter : Aris Wuarbanaran
Editor : Redaksi

Check Also

Salampessy,Program Cegah Stunting Jalan Seirama Penurunan Kemiskinan Di Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Semenjak didaulat menjadi Duta Parenting (Perangi Stunting) Provinsi Maluku pada 3 Juli 2019, istri Gubernur Maluku, …