Wabup Malra  Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Menara Doa SMA Sanata Karya Langgur

MALRA,N25NEWS.com – Wakil Bupati Maluku Tenggara Ir.Petrus Beruatwarin M, Si secara resmi meletakan batu pertama pada pembangunan gedung Menara Doa SMA Sanata Karya Langgur 17 Januari 2020.

Dalam sambutannya,Beruatwarin mengharapkan kepada  siswa dan siswi SMA Sanata Karya Langgur, semoga Natal dan tahun baru membawa semangat yang besar untuk menjadi pribadi – pribadi yang lebih dewasa serta cerdas intelektual, cerdas emosional, cerdas spiritual dan cerdas sosial.

Bangsa dan daerah ini maju kata Beruatwarin, tergantung dari  siswa – siswi Sanata Karya Langgur juga,untuk itu harus siap untuk berkompetisi terutama di era revolusi Industri 4.0 yang saat ini melanda dunia.

Selain itu dia berharap agar siswa  dan siswi SMA Sanata Karya semakin dikuatkan dalam proses belajar mengajar dan menjadikan ilmu pengetahuan yang diterima sebagai investasi di masa depan.

Selain itu kata Beruatwarin,momentum peletakan batu pertama pembangunan ruang doa bagi keluarga besar SMA Sanata Karya Langgur dimaknai sebagai bentuk komitmen sekolah untuk tidak hanya membentuk siswa menjadi cerdas secara intelektual tetapi membentuk siswa cerdas secara emosional dan cerdas secara sosial dan Spiritual.

“Untuk itu Pemerintah daerah akan mendorong proses pembangunan ruang doa sesuai dengan kemampuan keuangan daerah serta mekanisme sesuai peraturan yang berlaku sehingga diharapkan agar ruang doa ini diselesaikan sesuai rencana dan bermanfaat bagi sekolah ini,”tandasnya.

Di akuinya persoalan mendasar saat ini yang dihadapi dunia pendidikan Maluku Tenggara adalah jumlah guru masih kurang pada mata pelajaran tertentu, distribusi guru tidak merata, masih banyak yang hanya berkonsentrasi pada bagian perkotaan dan itu terjadi diberbagai daerah, kekurangan guru berkualitas , kesejahteraan guru belum baik walaupun terus ada perbaikan, kurangnya dan  Diklat sesuai kompetensi guru.

Sehingga kata Beruatwarin,ada wacana yang di lontarkan oleh Presiden Ir. Jokowidodo agar urusan bidang pendidikan khususnya tata kelola guru ditarik  dari daerah ke pusat untuk dikontrol dan tidak lagi ada permohonan pindah ke kota atapun ke luar daerah sesuai kemauan mereka.

“Karena kebanyakan beberapa tahun ini setiap kali ada tes penerimaan CPNS banyak sekali orang luar mengikuti tes CPNS, ketika lolos dari hasil tes dan menjadi PNS paling lama dua tahun bertugas di daerah, sehingga yang dirugikan adalah daerah oleh sebab itu melalui wacana Presiden saat ini dirinya mendukung penuh agar tidak terjadi hal yang demikian,”jelas Wakil Bupati Maluku Tenggara ini.

Pada kesempatan itu Beruatwarin secara resmi membuka pelaksanaan pembelajaran semester genap tahun ajaran 2019 – 2020.

Reporter : Pae Rahakbauw

Editor : Redaksi

Check Also

Sosialisasi Dan Antisipasi Penyebaran Virus Corona Di Malra

MALRA,N25NEWS.com- Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menggelar acara sosialisasi pencegahan virus corona (Covid-19),dimana virus mematikan …