Wagub Maluku,Sebagai Organisasi Profesi PGRI Harus Kembangkan Profesionalitas

AMBON,N25NEWS.com-Wakil Gubernur Maluku Drs Barnabas Orno mengatakan,Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI),sebagai organisasi profesi harus selalu berupaya mengembangkan profesionalitas guru,terutama dalam hal mendidik,mengajar,membimbing,mengarahkan,melatih,menilai dan mengevaluasi peserta didik.

“Para guru dituntut juga memiliki kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa,”ungkap Wagub pada acara Konfrensi PGRI Provinsi Maluku Ke XXII Masa Bakti 2019-2024 yang berlangaung di SMK Negeri 7 Ambon,kamis (23/01).

Menurut Wagub,keberadaan dan peran PGRI sebagai wahana persatuan dan kesatuan guru sekaligus muara pelayanan publik di bidang pendidikan dapat memberikan kontribusi yang posetif bagi daya dukung,tumbuh dan berkembang kualitas SDM.Pembangunan dunia pendidikan dan membawa manfaat yang secara langsung dapat dirasakan oleh anggota masyarakat dan pemerintah.

“Saat ini kita berada pada era revolusi industri,dimana guru sebagai penggerak perubahan dimana guru dan siswa hidup dalam dunia digital yang serba maju,maka sudah barang tentu keberadaan dan peran guru menjadi sangat penting,agar melek terhadap literasi digital,yang bukan hanya mata pelajaran tentang komputer,tetapi semua mata pelajaran yang menggunakan teknologi,”jelas Wagub.

Lebih lanjut Wagub mengatakan,anak zaman now atau milenial saat ini tidak lagi membaca buku cetak atau komputer semata,namun yang tidak kalah penting adalah nilai soft skills,empati,kolaborasi yang mendasari anak didik sebagai bekal mereka.

Olehnya itu,para guru sebagai garda terdepan harus mampu menerapkan inovasi disruptif (menciptakan pasar baru),sebagai ujung tombak sektor pendidikan.Guru juga sebagai pendidik harus mampu menciptakan anak didiknya menghadapi tiga hal yaitu,siapkan anak untuk bekerja siapkan anak untuk menyelesaikan masalah dan siapkan anak untuk menggunakan teknologi.

“Untuk itu,melalui Konfrensi PGRI tahun 2020 ini,menjadi wahana yang efektif untuk berintrospeksi dan melakukan evaluasi diri terhadap berbagai kekurangan permasalahan dan kendala terhadap kinerja PGRI selama ini,serta meningkatkan tali persaudaraan dan persatuan keluarga besar PGRI sebagai organisasi yang mampu menjebatani kepentingan anggotanya,”tandas mantan Bupati MBD ini.

Sementara itu,Ketua Panitia konfrensi PGRI Provinsi Maluku,Laurens Makatipu,menjelaskan setelah selesai kongres ke XXII PGRI pada bulan Juli 2019,maka sesuai keputusan kongres tersebut,maka konfrensi PGRI harus dilaksanakan paling lambat pada bulan Desember 2019,namun beberapa kendala yang terjadi,maka pelaksanaan konfrensi ini baru dapat dilaksanakan pada hari ini.

“Untuk itu,Makatipu berharap,Konfrensi PGRI Provinsi Maluku Ke XXII Masa Bakti 2019-2024 ini dapat berjalan dengan sukses dan kami juga meminta dukungan semua pihak yang berkepentingan didaerah ini,”Makatipu,yang juga adalah Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Ambon.

Reporter : Aris Wuarbanaran

Editor : Redaksi

Check Also

Sebanyak 396 Sekolah Menengah Atas Di Maluku Ikut UN Wajib Gunakan Komputer

AMBON,N25NEWS.com-Sebanyak 396 sekolah menengah atas dari SMA dan SMK yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) …