Breaking News
Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno dalam Acara Launching Sistem Informasi Bidang Jasa Konstruksi (Sibijak) dan Sistem Informasi Penataan Ruang (Sipetarung),pada Diklat PIM III Angkatan XVI Tahun 2019,yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Maluku

Wagub Maluku,Sebut setiap Daerah Harus Miliki Kearifan Lokal

AMBON,N25NEWS.COM-Suatu wilayah harus mempunyai karakter dan jauh sebelum kita mengenal Tuhan lewat agama-agama formal,orang Maluku sudah mengenal Tuhan melalui para leluhur kita lewat kearifan lokal.

Hal ini dikatakan Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno dalam Acara Launching Sistem Informasi Bidang Jasa Konstruksi (Sibijak) dan Sistem Informasi Penataan Ruang (Sipetarung),pada Diklat PIM III Angkatan XVI Tahun 2019,yang berlangsung di Ruang Rapat  Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Maluku,kamis (23/5/2019).

Lebih lanjut Orno mengatakan bahwa,”Era milenial saat ini dampak globalisasi semakin kuat seiring meningkatnya kemajuan teknologi informasi,tetapi jauh sebelum itu leluhur kita sudah makan di satu meja Patita,jadi sebenarnya filter terakhir kita itu adalah budaya,”kata dia.Adapun mengenai sistem proyeksi program oleh dua orang mahasiswa di Diklat Pim III (eselon III) tentang program Sibijak dan Sipetarung yang lebih banyak membicarakan tentang Maluku dan juga terakomodasi semua Maluku.

“Saya ingin nanti sekolah-sekolah diklat,kalau bisa  lebih banyak ke kabupaten dan kecamatan,kenapa ?,karena  program-program dan kebijakan banyak yang sudah kita buat tetpi tidak pernah menyelesaikan persoalan di bawah,”jelas Orno

Oleh sebab itu dalam dalam membuat program,maka sudah barang tentu kita dituntut untuk lebih  mengenal wilayah sebab semestinya dalam menyusun program itu berdasarkan hasil survei dan hasil monitoring,kalau tidak di buat seperti itu berarti sama dengan cerita crita sebuah sinetron yang bersambung .

Sementara itu untuk anggaran yang telah dikucurkan lebih dulu maka otomatis pada OPD-OPD itu, bagaimana cara untuk menyusun proyek yang menghabiskan anggaran akhirnya, perencanaan yang yang dibuat pada akhirnya bukan beruansa pembangunan tetapi bernuansa proyek.

“Untuk itu kalau pada akhirnya anggaran yang dikucurkan ke OPD,maka  nanti terkesan programnya ikutan.Tetapi menurut saya  strateginya kita harus pada bailk yaitu dengan mengedepankan program lebih dulu kita lihat baru anggaranya ikutan,”tandas Orno.

Reporter       : Aris Wuarbanaran

Editor           : Redaksi

 

 

 

About admin

Check Also

Far-Far,Permasalahan Pertanahan Di Maluku Cenderung Menimbulkan Konflik Kepentingan

AMBON,N25NEWS.COM-Permasalahan pertanahan dalam masyarakat sering dan cenderung terjadi dimana hal tersebut telah menimbulkan konflik kepentingan …