Breaking News

Walikota Minta RT RW Se-Kota Dukung Pemerintah Sukseskan Pemilu 2019

AMBON,N25NEWS.COM – Seluruh RT dan RW di Ambon diminta untuk mendukung Pemerintah dalam sukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) baik Presiden, Wakil Presiden, Anggota DPR RI, Anggota DPR RI, Anggota DPRD Provinsi Maluku dan DPRD Kota Ambon yang akan berlangsung pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Walikota Ambon, Richrad Louhenapessy saat memberikan arahan dalam acara Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Kesiapan Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019, yang berlangsunmg di Maluku City Mall, Selasa (26/3/2019).

Dirinya mengakui, sebanyak 100 persen masyarakat di Maluku telah mengetahui April mendatang akan dilaksnakan Pemilu Tahun 2019. Namun, baru 30 persen masyarakat yang tahu pelaksanaan hari H di tanggal 17 April.

“Saya yakin betul bagi masyarakat di Ambon tahu betul tingkat pengetahuannya,” katanya.

Sehingga, Pemerintah Kota bersama unsur pimpinan terkait yang ada di Kota Ambon melaksanakan Rakor karena perlu saru bahasa dan pemahaman.

Sementara itu, Kapolres Pulau Ambon dan Pulau- Pulau Lease AKBP Sutrisno Hady mengatakan, saat ini ada dalam masa-sama kampanye yang di dalamnya terdapat saling fitnah dan menjatuhkan untuk promosi diri.

“Untuk itu, kami akan mengawal berjalan Pemilu 2019 agar berjalan dengan lancara. Masyarakat yang hendak mencoblos keamanannya juga akan dijaga ketat,” akuinya.

Tak hanya itu, Dandim 1504 Ambon Letkol Inf Fendri Navyanto Raminta dalam kesempatan yang sama menyatakan, pihaknya akan bersama-sama dengan pihak kepolisian membackup berjalannya pesta demokrasi dengan aman, nyaman dan jujur.

“Bila terdapat kericuhan pada saat Pemilu akan diberi teguran, namun tidak dihirauhkan maka tindakan tempat langsung berlaku,” jelasnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon, Marthinus Kainama mengatakan, dengan jumlah pemilih di Kota Ambon sebanyak 225.444 orang maka dibutuhkan kesiapan yang baik oleh seluruh unsur terkait dalam mengawal berjalannya Pemilu 2019.

Menurutnya, ada beberap kerawanan yang terjadi dalam Pemilu yakni kampanye Hitam, penyebaran isu kebencian, penyebaran isu sara, politik uang, politik isu hoax dan intimidasi.

Dengan itu, perlu diperhatian hal-hal yang terjadi di lingkungan masyarakat seperti menjaga ketentraman, ketertiban dan keamanan desa.

Reporter : Mendy S

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Peringatan HKG-PKK 2019 Provinsi Sumbar Berlangsung Meriah

PADANG,N25NEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat menjadi tuan rumah Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan …