Home / Kota Ambon / Walkot Ambon Dorong Percepatan Ambon Menuju Kota Musik Dunia

Walkot Ambon Dorong Percepatan Ambon Menuju Kota Musik Dunia

AMBON,N25NEWS.COM – Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menyatakan apresiasinya terhadap kinerja Badan Ekonomi Kreatif guna mendorong percepatan Ambon menuju kota musik dunia.

Perwujudan implementasi Ambon sebagai kota musik dunia kemudian di sampaikan dalam diskusi terpumpun, pembentukan pusat dokumentasi musik yang di gelar oleh BEKRAF, Rabu (02/05).

Louhenapessy mengakui, pusat dokumentasi musik nantinya akan berlokasi di Kampus Universitas Pattimura Ambon.

“Dengan Unpatti menjadi pusat dokumentasi musik bukan berarti lalu revitalisasi gedung musik baik studio musik modern pada kampus Unpatti maupun musik etnik pada Kampus IAIN Ambon kemudian menjadi milik Unpatti ataupun IAIN. Sehingga menutup kemungkinan bagi masyarakat umum yang ingin memakai gedung ataupun harus mendapatkan ijin dari pihak Unpatti,” tegasnya di kota Ambon.

Louhenapessy menambahkan, adanya Diskusi terpumpun terkait pembentukan pusat dokumentasi musik merupakan diskusi lanjutan oleh BEKRAF untuk menentukan hasil daripada keutuhan musik sebagai seni budaya yang mana Unpatti menjadi pengusulnya.

“Hal ini perlu di perjelas, semata-mata hanya untuk menghindari polemik atas kepemilikan gedung dimana tempat bernaungnya musik sebagai seni budaya dan ciri khas negeri, menjadi pusat dokumentasi musik nantinya” pungkasnya.

Untuk itu, Louhenapessy menegaskan kembali pusat dokumentasi musik selain di daerah pusat, kota Ambon juga bakal menjadi salah satu pusatnya dengan Unpatti pengusulnya dan masyarakat berhak pula menggunakan nya untuk mengembangkan potensinya di bidang tarik musik.

Di tempat yang sama, Direktur Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual BEKRAF RI, Robinson Sinaga membenarkan pernyataan Walkot Ambon tentang percepatan pusat dokumentasi musik di Kota Ambon mengingat anggaran terbatas dan proposal banyak yang masuk kepada pihaknya.

“Selain itu, untuk menghindari polemik akan polemik yang terjadi atas kepemilikan akan segera dibincangkan. Hal ini dilakukan agar masyarakat juga tahu bahwa studio rekaman maupun pusat dokumentasi musik di Kota Ambon adalah milik pemerintah Kota Ambon dan Unpatti yang menjadi pengajunya,” tutupnya. (Amy Latuny)

Baca juga :   Acara Penutupan Sekaligus Penyerahan Trophy Pemenang SIDAYR 2018

 

 

 

About admin

Check Also

Acara Penutupan Sekaligus Penyerahan Trophy Pemenang SIDAYR 2018

AMBON,N25NEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar acara penutupan dan penyerahan trophy kepada para pemenang …